Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Usai Membunuh Ponakannya, Aning Sempat Solat dan Berdoa agar Aksinya Tidak Diketahui

Kimda Farida • Minggu, 21 Januari 2024 | 15:58 WIB
Pelaku pembunuhan sadis di Boltim Arnita Mamonto usai diperiksa penyidik Polres Boltim(Dok. Istimewa)
Pelaku pembunuhan sadis di Boltim Arnita Mamonto usai diperiksa penyidik Polres Boltim(Dok. Istimewa)

LombokPost--Aksi Arnita Mamonto alias Aning, 19 tahun yang tega menghabisi ponakannya sendiri dengan cara memutilasi di Kecamatan Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sulawesi Utara, Kamis (18/1) mengundang kecaman masyarakat.

Dalam pengakuannya kepada polisi, Aning mengaku sempat pulang ke rumah usai membunuh ponakannya Tilfa Azhara Mokoagow, 8 tahun. Dia kemudian solat dan berdoa.

"Berdoa supaya tidak ketahuan (membunuh, Red)," ujar Aning pelan di hadapan para penyidik Polres Boltim dalam video yang diunggah akun Tiktok @Rivolt.

Aksi bengis Aning yang membunuh Tilfa dipicu keinginan menguasai perhiasan yang dikenakan korban. Perempuan berambut pirang itu mengaku menghabisi nyawa ponakannya dengan cara memotong leher korban dalam kondisi masih hidup.

Akibat perbuatannya, pelaku sudah ditetapkan tersangka dan dikenakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 365 KUHP lebih subsider Pasal 388 KUHP dengan ancaman hukuman mati dan paling ringan 12 tahun penjara. (ksj)

Editor : Kimda Farida
#pembunuhan sadis #Mutilasi #Boltim