Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rawan Balap Liar, Polsek Gerung Pantengin Bypass Bandara dan Ruas Jalan Depan Kantor Bupati Lobar

Marthadi • Rabu, 13 Maret 2024 | 09:30 WIB

 

Jalur kendaraan roda dua di bypass di wilayah Gerung kerap menjadi lokasi balap liar. Untuk itu, pihak Polsek Gerung akan rutin melakukan patroli selama Bulan Ramadan.
Jalur kendaraan roda dua di bypass di wilayah Gerung kerap menjadi lokasi balap liar. Untuk itu, pihak Polsek Gerung akan rutin melakukan patroli selama Bulan Ramadan.
LombokPost-Aksi kebut-kebutan di jalan raya kerap mewarnai bulan Ramadan. Salah satunya di wilayah Kecamatan Gerung, Lombok Barat (Lobar).

“Ini sudah menjadi atensi kami. Ada beberapa tempat yang memang kami awasi selama Bulan Ramadan agar tidak dijadikan lokasi balap liar,” jelas Kapolsek Gerung AKP Kadek Sumerta.

Salah satu lokasi yang diawasi selama Bulan Ramadan adalah ruas jalan depan kompleks kantor bupati Lobar.

Lokasi ini selalu ramai didatangi warga saat menjelang Maghrib. Saat itulah sebagian remaja biasanya memanfaatkan waktu jelang berbuka puasa untuk kebut-kebutan liar.

“Petugas kami akan turun langsung ke jalur Penas (jalan depan kompleks kantor bupati Lobar) saat sore dan malam hari. Lokasi depan kantor bupati ini memang rentan,” kata mantan kapolsek Sekotong tersebut.

Lokasi lainnya adalan bypass Bandara yang masuk wilayah Gerung.

Hampir di sepanjang jalur ini, tepatnya di area jalur kendaraan bermotor, para pemuda kerap nongkrong.

Tak jarang juga lokasi ini dijadikan arena balap liar saat ngabuburit hingga menjelang waktu Sahur.

“Kalau di bypass, petugas kami akan patroli bersama Polsek Labuapi, Kediri, dan Kuripan. Karena lokasinya di empat wilayah ini,” jelasnya.

Untuk menertibkan aksi balap liar, Polsek Gerung akan melibatkan pemerintah desa dan para kepada dusun.

Mereka diminta mengimbau masyarakat yang memiliki putra remaja agar tidak terlibat aksi balap liar.

Jika mereka terlibat, polisi akan memberikan tindakan tegas. Sehingga, imbauan ini diharapkan bisa mencegah terjadinya aksi balap liar agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat beribadah di Bulan Ramadan.

“Para kades kami minta turun langsung sosialisasi ke masyarakat meminta warga mengimbau putra putri mereka agar tidak melakukan balap liar. Jadi tidak hanya petugas kepolisian yang bergerak,” lanjutnya.

Selain menertibkan aksi balap liar, pihak kepolisian melakukan penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Mengingat saat ini masih dalam masa Operasi Keselamatan Rinjani 2024 yang akan berlangsung hingga 17 Maret mendatang. (ton/r1)

Editor : Marthadi
#ramadan #Lobar #balap #Liar #polsek #Gerung