Aksi itu dinilai mengganggu kenyamanan warga.
“Kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya sejumlah remaja melakukan adu balap lari menjelang sahur di jalan raya Jembatan Brang Bara, Simpang Sering, dan Jalan Mawar,” jelas Kapolsek Sumbawa Ipda Eko Riyono.
Dikatakan, pihak kepolisian sering menerima laporan tentang adanya balap lari tersebut.
Aksi ini cukup meresahkan karena mengganggu pengguna jalan.
“Masyarakat yang melintas resah akibat bahu jalan ditutup oleh para penonton yang menyaksikan balap lari liar tersebut,” kata Eko.
Kegiatan tersebut juga dikhawatirkan dapat menjadi ajang taruhan atau judi.
Dengan maraknya aksi balap lari, pihaknya menggencarkan patroli selama Ramadan.
“Biasanya jelang sahur mereka lakukan itu (balap liar),” ujarnya.
Selain dilakukan pembubaran, diberikan juga edukasi larangan balapan lari di jalan raya.
Setelah diberikan edukasi, para remaja itu pun berangsur-angsur meninggalkan lokasi.
Eko mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama Ramadaan.
Misalnya dengan tidak melakukan hal-hal negatif bahkan melanggar hukum. (ton/r1)
Editor : Marthadi