Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Satresnarkoba dan BNN Kota Mataram Temukan Kenek di Terminal Mandalika Positif Narkoba

Hamdani Wathoni • Minggu, 7 April 2024 | 15:57 WIB
HARUS STERIL: Para sopir dan kenek bus di Terminal Mandalika tes urine untuk memastikan mereka bebas dari narkoba dan miras, Minggu (7/4).
HARUS STERIL: Para sopir dan kenek bus di Terminal Mandalika tes urine untuk memastikan mereka bebas dari narkoba dan miras, Minggu (7/4).

LombokPost-Polresta Mataram berupaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas oleh para sopir bus akibat mengonsumsi Narkotika dan Minuman Keras (Miras).

Menggandeng BNN Kota Mataram,  petugas melakukan tes urine terhadap para sopir dan knek bus antar pulau di Terminal Mandalika Mataram, Minggu (7/4).

Hasilnya, satu orang kenek ditemukan positif narkoba.

“Hasil tes urine siang ini ditemukan kenek salah satu bus antar pulau berinisial F asal Kabupaten Bima dinyatakan positif," jelas Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra.

Saat ini yang bersangkutan diamankan di Satresnarkoba Polresta Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk mengetahui apakah yang bersangkutan sebagai pengedar atau hanya murni pengguna.

"Kami masih kembangkan,” tegasnya.

Jika yang bersangkutan terbukti sebagai salah satu bagian dari pengedar maka akan ditindak lanjuti oleh penyidik.

Namun jika murni sebagai pengguna saja maka akan diserahkan ke BNN Kota Mataram atau BNN daerah dimana yang bersangkutan berasal atau menggunakan untuk menjalani proses rehabilitasi medis.

AKP Ngurah menjelaskan, kegiatan pengecekan urine para sopir dan kenek bus dalam keadaan sehat dan tidak dalam pengaruh Narkoba ataupun Miras untuk menjamin keselamatan para penumpang bus yang hendak mudik.

"Para sopir bus, kenek, dan sopir tembak atau cadangan harus dipastikan dalam keadaan sehat dan bebas dari pengaruh Narkotika ataupun Miras," sambungnya. 

Tes urine tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya pengaruh buruk yang dapat mengancam keselamatan penumpang.

Disamping itu, langkah ini sebagai upaya Sat Resnarkoba Polresta Mataram dan BNN Kota Mataram untuk mencegah dan memberantas peredaran gelap serta penyalahgunaan Narkotika serta memberantas penyakit masyarakat khususnya Miras.

“Tes Urine ini menjadi bagian dari tugas pengaman dalam rangka Ops Ketupat Rinjani 2024 yang dilakukan Polresta Mataram untuk menjamin keselamatan masyarakat yang sedang Mudik Lebaran Idul Fitri 1445 H tahun 2024,” jelasnya.

Pada kegiatan tes urine tersebut sebanyak 12 sopir dan kenek bus antar pulau diperiksa.

Hanya satu orang kenek ditemukan positif pada urinenya mengandung Methamphetamine (Sabu).

“Sekali lagi ini menjadi rangkaian kegiatan pengamanan Ops Ketupat Rinjani Rinjani 2024 dalam rangka Idul Fitri 1445 H tahun 2024,”pungkasnya. (ton)

Editor : Kimda Farida
#Polresta Mataram