“Kami kolaborasi dengan Polres Lobar untuk mencari pelaku. Kami juga sudah mengamankan barang bukti berupa truk yang digunakan (melakukan penyerangan),” kata Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, Rabu (15/5).
Polres Loteng juga terus mencari sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan itu. Termasuk senjata tajam yang digunakan.
“Masyarakat Lombok Tengah yang mengetahui informasinya juga kami cari tahu,” kata Iwan.
Terpisah, Kabidhumas Polda NTB Kombespol Rio Indra Lesmana meluruskan informasi bahwa penanganan perkara ini dilimpahkan ke Polda NTB.
“Itu tidak betul. Polda hanya memback up kegiatan yang dilakukan oleh Polres Lobar,” katanya.
Rio menegaskan kasus pidananya tetap ditindaklanjuti. Terkait itu ia mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi yang membuat mereka main hakim sendiri.
Terkait unjuk rasa di Dusun Montong Buwuh yang diwarnai pemblokiran aksi jalan, Rio menegaskan sudah ada perintah kapolda untuk menindaknya.
Kapolda melarang penutupan jalan karena mengganggu aktivitas masyarakat. Baik yang bekerja, yang hendak berobat ke fasilitas kesehatan, hingga warga yang berwisata.
Mengingat ruas jalan di Montong Buwuh masuk kawasan pariwisata Senggigi.
“Kami minta kepada warga jangan sampai ada pemblokiran jalan, ini akan merugikan orang lain,” ucap Rio. (ton/r1)
Editor : Marthadi