Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Masih Ada yang Nekat Nyebrang, Polisi Tutup Total Jembatan Bakong yang Nyaris Roboh

Hamdani Wathoni • Jumat, 14 Februari 2025 | 08:13 WIB

NEKAT: Salah satu pengendara motor melintas di Jembatan Bakong, Lombok Barat yang nyaris roboh akibat diterjang air sungai yang meluap.
NEKAT: Salah satu pengendara motor melintas di Jembatan Bakong, Lombok Barat yang nyaris roboh akibat diterjang air sungai yang meluap.

LombokPost -Polsek Lembar dan Satlantas Polres Lombok Barat (Lobar) menutup total Jembatan Bakong, Lombok Barat (Lobar). Langkah ini diambil karena masih banyaknya warga yang nekat menyeberangi jembatan nyaris roboh tersebut.

"Dari semenjak jembatan rusak, sebenarnya kami sudah tutup total. Cuma itu sudah namanya warga (ada saja yang nekat menyeberangi jembatan)," ujar Kapolsek Lembar Ipda Joko Rudiantoro, Kamis (13/2).

Kapolsek mengatakan, penutupan dilakukan dengan pemasangan police line dan dinding marka jalan. Kendati demikian, masih saja ada warga yang nekat menerobos ketika sedang tidak ada penjagaan. "Sekarang sudah kami tutup pakai bambu agar tidak dilewati," jelas kapolsek.

Biasanya, warga nekat menerobos police line ketika sedang tidak ada penjagaan saat subuh hingga menjelang pukul 08.00 Wita. Warga beralasan terpaksa menerobos, karena jembatan tersebut satu-satunya penghubung wilayah antar kecamatan. Tepatnya antara antara Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung dengan Desa Lembar, Kecamatan Lembar.

"Sawah kami ada di Desa Lembar. Ini satu-satunya jalan penghubung. Kalau mau lewat jalan lain, kami harus memutar puluhan kilometer," ucap Munasip, salah satu warga Desa Kebon Ayu.

Meski merasa takut, diapun kadang nekat memberanikan diri menyeberangi jembatan. Munasip yakin, untuk sepeda motor dan pejalan kaki, jembatan masih kuat menahan beban. "Kecuali kendaraan roda empat atau roda tiga. Apalagi truk," ungkapnya.

Jembatan Bakong menjadi salah satu akses vital dari Pelabuhan Lembar menuju PLTU Jeranjang. Jembatan ini biasanya digunakan truk pengangkut batubara hingga truk semen dari Pelabuhan Lembar ke PLTU Jeranjang dan Pabrik Semen di Desa Taman Ayu.

Dengan kondisi jembatan saat ini, otomatis truk pengangkut batubara kini tak bisa melewatinya. Kasatlantas Polres Lobar Iptu Dina Rizkiana menegaskan, untuk sementara Jembatan Bakong ditutup. "Ditutup untuk sementara demi keselamatan warga," tegasnya.

Dia juga telah menempatkan petugas berjaga di jam-jam tertentu. Untuk itu, Dina mengimbau warga tak nekat menyeberangi jembatan yang hampir roboh. "Ditakutkan nanti jembatan roboh dan ada korban jiwa," pungkasnya. (ton/r5)

Editor : Jelo Sangaji
#Lombok Barat #jembatan roboh #Jembatan Bakong