Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Geng Motor ‘Haram’ Ada di NTB, Polda Atensi Isu Maraknya Geng Motor

nur cahaya • Minggu, 16 Maret 2025 | 20:37 WIB

 

Irjen Pol Hadi Gunawan 
Irjen Pol Hadi Gunawan 

 

 

LombokPost-Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan mengatensi isu maraknya geng motor. Jenderal bintang dua itu mengharamkan adanya geng motor di wilayah NTB. ”Di NTB ini tidak boleh ada geng motor,” tegas Hadi Gunawan.

Sebenarnya, di NTB tidak ada istilah geng motor. Melainkan, hanya ada perkumpulan anak muda yang melakukan kegiatan bersama. ”Pada akhirnya melakukan tindak pidana ada yang bersentuhan dengan kelompok lain yang akhirnya pada berantem,” bebernya. 

Untuk mengantisipasi itu, Polda NTB hingga polres jajaran bersama Brimob terus melakukan patroli di malam hari. ”Terutama selama bulan ramadan,” ujarnya. 

Baca Juga: SMPN 23 Mataram Gelar Pesantren Kilat di Akhir Ramadan

Menyasar sejumlah lokasi yang dijadikan sebagai tempat nongkrong anak muda, terutama di pinggir jalan. “Bagi anak muda yang mencurigakan melakukan aktivitas malam hari akan ditegur terlebih dahulu,” ujarnya. 

Jika ada senjata tajam yang ditemukan saat melakukan patroli, Kapolda memerintahkan agar para anak muda itu diamankan. Jangan sampai tindakan yang dilakukan anak muda itu membahayakan orang lain dan dirinya sendiri. ”Kami sudah meminta untuk anak muda yang membawa sajam untuk ditangkap,” tegasnya. 

Saat ini yang diperlukan adalah pengawasan orang tua. Jangan membiarkan anaknya berkeliaran malam hari selama bulan ramadan. ”Lebih baik meminta mereka untuk beribadah. Seperti melakukan tadarus di masjid,” ujarnya. 

Menurut kapolda, jika berkeliaran dengan teman sebayanya atau nongkrong hingga malam hari, bisa melakukan tindakan negatif. Jika hal itu terjadi bisa memberikan dampak negatif juga pada diri anak. ”Perlu peran orang tua juga menjaga dan mengawasi anak-anaknya,” imbaunya. 

Baca Juga: ITDC Terima 12 Sertifikat HPL Diperuntukkan untuk Jalan dan Fasilitas Umum di KEK Mandalika

Pengawasan terhadap aktivitas anak muda hingga malam hari lebih intens dilakukan selama ramadan. Untuk itu, kepolisian yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) perlu mengantisipasi persoalan yang muncul di antara kelompok mereka. ”Kami sudah meminta juga setiap anak muda yang melakukan aksi balap liar untuk diamankan. Tidak hanya orangnya. Tetapi, juga sepeda motornya,” kata dia. 

Kapolresta Mataram Kombes Pol Ariefaldi Warganegara mengatakan, polisi sudah mengamankan ratusan sepeda motor yang diduga terlibat dalam aksi balap liar di wilayah hukumnya. “Kita sudah tahan sepeda motornya. Kami akan kembalikan setelah lebaran topat atau satu minggu setelah lebaran Idul Fitri,” Ariefaldi. 

Tujuannya dilakukan tindakan tersebut untuk mengantisipasi agar para pemuda itu tidak mengulangi perbuatannya lagi. ”Jika kita lepaskan langsung, mereka pasti bakal kembali berulah,” ujarnya. (arl/r5)

Editor : Prihadi Zoldic
#Anak Muda #polda #Mengamankan #geng motor #Mengantisipasi #NTB