LombokPost - Oli palsu diduga beredar di wilayah Sumbawa.
Diketahui, oli palsu itu disimpan di salah satu gudang di Kelurahan Labuhan Sumbawa, Labuhan Badas, Sumbawa.
Kasus ini pun masih dalam pengusutan Polres Sumbawa.
”Kami masih usut kasus ini,” kata Kasatreskrim Polres Sumbawa AKP Dilia Pria Firmawan, Jumat (30/5).
Lokasi gudang tersebut berdekatan dengan Mapolsek Labuhan Badas. ”Kami sudah cek langsung ke gudangnya,” kata dia.
Terkait dengan hasil penyelidikan sementara, Dilia masih enggan membeberkan.
Baca Juga: Polres Sumbawa Tangkap Pengedar Sabu yang Beroperasi di Lantung
Saat ditanyakan mengenai pemilik gudang yang diduga menyimpan oli palsu tersebut, Dilia irit bicara.
”Untuk penyelidikan lebih lanjut, nanti,” ujarnya.
Saat ini, gudang penampungan oli yang diduga palsu tersebut sudah ditutup sementara. ”Sudah itu (penutupan),” kata dia.
Baca Juga: Kemenkum NTB Inventarisasi Permasalahan Hukum di Polres Sumbawa Barat
Kapolsek Labuhan Badas Iptu Rohmad Rondi membenarkan ada pengungkapan dugaan penjualan oli palsu. Oli yang diduga palsu tersebut berada di gudang. “Lokasi gudangnya berdekatan dengan Mapolsek,” kata Rohmad.
Dia menekankan di gudang itu tidak ada aktivitas oplosan. Namun, yang ditemukan tempat penyimpanan oli yang sudah dalam kemasan.
”Tidak ada praktik dan kegiatan pengoplosan,” tegasnya.
Diketahui, kasus tersebut mencuat setelah adanya salah satu perusahaan yang memindai barcode.
Ternyata, barcode-nya tidak terdaftar resmi pada website perusahaan. Setelah diusut diduga oli tersebut palsu.
”Kalau yang itu saya tidak tahu,” kelitnya. (arl/r5)
Editor : Jelo Sangaji