LombokPost-Penyidik Ditreskrimum Polda NTB terus mendalami kasus dugaan penipuan dan penggelapan pelaksanaan MXGP di Eks Bandara Selaparang.
Penyidik telah menyiapkan panggilan terhadap pelaksana event balapan motor kelas dunia, yakni PT Samota Enduro Gemilang (SEG).
"Saya sudah tandatangani surat pemanggilan terhadap direksi PT SEG. Tanggal 1 Desember ini kita kirim suratnya," kata Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat, kemarin.
Sebelumnya, polisi hanya memeriksa direktur PT SEG. Sebab, yang dilaporkan baru hanya direkturnya berinisial DRI.
"Kalau direksi kan berbeda. Bisa dari jajaran komisaris sampai pegawai lainnya," terang dia.
Baca Juga: Polisi Sita Dokumen PT SEG di Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana MXGP
Berdasarkan data yang diterima media ini, ada belasan vendor yang belum mendapatkan pembayaran. Seperti, Sound Solution (TV, electrical, sound), Zaish Stage (main stage), Abenk Stage (barricade), BB Production (tenda, kursi, meja), Jen (genset), Pelita Harapan (sound, lighting, tenda, ringlock), Alfa Pro (barricade, rigging), Perisai Indah Abadi (tenda, meja, kursi, misty fan), Dian Mandiri (AC), Tracker Indonesia (racing management).
Total dana vendor yang belum dibayarkan bervariasi. Mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah. Total vendor yang belum dibayarkan mencapai Rp 15 miliar lebih.
Syarif menjelaskan, pihaknya mengusut dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan PT SEG. Laporan yang masuk berasal dari salah satu vendor.
"Nilai kerugiannya Rp 800 juta," jelasnya.
Baca Juga: Polda NTB Selidiki Dugaan Penipuan Dana Gelaran MXGP Lombok 2023
Sementara laporan lain belum ada yang masuk. "Jadi, cuman dari satu vendor saja yang kita tangani," jelasnya.
Kasus ini bermula dari laporan salah satu vendor yang melaporkan Dirut PT SEG ke Polda NTB.
Vendor tersebut tidak mendapatkan pembayaran meski telah memenuhi semua kewajibannya.
"Vendor ini sudah melaksanakan kegiatan, tetapi belum dibayar," kata dia.
Pada pelaksanaan event tersebut, salah satu bank daerah bertindak sebagai sponsor.
Apakah pihak dari sponsor bakal diperiksa? "Kita belum ke arah sana. Tetapi, jika memang diperlukan, kita akan panggil juga," tandasnya.
Editor : Kimda Farida