Tersedia puluhan menu beragam, mulai dari lokal hingga internasional yang ganti-ganti tiap harinya. Tenang saja, harganya dijamin paling terjangkau di kelasnya.
General Manager Lombok Astoria, Fadjri D Roesman mengungkapkan, kunci utama yang ditawarkan tahun ini adalah keberagaman pilihan tanpa menguras kantong.
Pihaknya telah menyiapkan total 66 varian menu yang terdiri dari 55 menu Nusantara dan 11 pondokan (stall) internasional.
Berbeda dengan konsep tahun sebelumnya, Ramadan Fest 2026 menonjolkan sebelas pondokan live cooking yang akan berganti tema setiap harinya.
Penikmat kuliner akan diajak berkeliling dunia melalui sajian khas dari Italia, Mongolia, Turki, hingga Uni Emirat Arab.
"Yang paling spesial tahun ini adalah sebelas pondokan internasional tersebut. Semuanya live cooking dan menunya berganti setiap hari. Pecinta makanan Timur Tengah bisa menikmati Nasi Kebuli, Shawarma, hingga Nasi Briyani yang kami sajikan secara bergilir," jelas Fadjri, Kamis (20/2).
Meski membawa cita rasa internasional, Fadjri menegaskan identitas lokal tetap menjadi primadona.
Menu ikonik seperti Ayam Taliwang, Plecing Kangkung, hingga Sate Rembiga tetap tersaji di jajaran menu Nusantara untuk memuaskan lidah masyarakat lokal.
Soal harga, Lombok Astoria memberikan penawaran menarik. Untuk periode early bird atau pemesanan pada tanggal 1 hingga 10 Ramadan, tamu cukup merogoh kocek sebesar Rp 139.000 net/pax untuk paket all you can eat.
Baca Juga: MILK Café Mandalika, Pit Stop Favorit Kru MotoGP dan Wisatawan
"Dengan menu sebanyak ini dan kualitas hotel berbintang, harga Rp 139 ribu itu spesial banget. Mungkin bisa dibilang yang termurah dengan variasi menu terbanyak se-NTB," klaim Fadjri.
Setelah melewati masa early bird, harga akan kembali normal di angka Rp 175.000 net/pax.
Namun, manajemen tetap membuka ruang negosiasi bagi komunitas atau instansi yang melakukan reservasi dalam jumlah besar.
"Tentu ada special discount untuk rombongan besar sebagai bentuk apresiasi kami," imbuhnya.
Melalui konsep segar ini, Fadjri berharap Lombok Astoria tidak hanya menjadi rumah bagi pelanggan reguler yang setiap tahun rutin berbuka puasa di sana. Namun juga mampu memikat pangsa pasar baru.
"Banyak yang sudah booking adalah tamu repeat order dari tahun-tahun lalu. Harapan kami dengan konsep 11 pondokan internasional ini, warga yang belum pernah ke Astoria bisa datang dan mengenal kualitas pelayanan kami," tandasnya.
Editor : Kimda Farida