LombokPost – Kue basah tradisional ini belakangan kembali menjadi buruan utama. Terlebih dengan kondisi cuaca panas ekstrem yang melanda akhir-akhir ini.
Namanya Bolu Berai. Menyantap Bolu Berai dalam keadaan dingin menjadi pilihan paling sempurna. Terutama untuk melepaskan dahaga sekaligus memanjakan lidah.
Secara harfiah, "berai" atau "berair" merujuk pada karakteristik unik kue ini. Berbeda dengan bolu konvensional yang bertekstur kering, Bolu Berai justru sengaja direndam dalam kuah manis hingga cairannya menyerap sempurna ke dalam serat kue.
Dasar kue ini menggunakan tepung beras yang disangrai, menghasilkan tekstur padat namun tetap selembut spons saat digigit.
Baca Juga: KK-NTB 2026: UMKM Naik Level, Kopi Lokal Go Global
Sensasi meledaknya kuah manis gurih di dalam mulut saat bolu dikunyah menjadi daya tarik utama yang membuat kuliner khas Sumbawa ini begitu dirindukan.
Kunci kelezatan Bolu Berai terletak pada kesederhanaan bahan baku yang diolah secara tradisional.
Kuahnya menggunakan perpaduan gula merah/aren berkualitas tinggi yang direbus bersama daun pandan segar. Proses perebusan ini menciptakan aroma wangi khas yang sangat menggugah selera.
Resep membuat Bolu Berai yang praktis, bahan utama adonan bolu adalah 3 butir telur, 4,5 sendok makan (sdm) tepung beras yang disangrai terlebih dahulu bersama daun pandan agar wangi, 2 sdm gula pasir dan ¼ sendok teh emulsifier. Sedangkan untuk kuahnya, 200 gram gula merah, 2 lembar daun pandan dan 400 mililiter air.
Baca Juga: Dapur MBG di Kota Mataram Dilarang Keras Gunakan Elpiji 3 Kg
Langkah pertama dalam membuat Bolu Berai adalah dengan mencampur telur, gula pasir, dan SP menggunakan kecepatan tinggi hingga teksturnya mengembang, kental, dan berwarna putih berjejak.
Setelah itu, masukkan tepung beras yang sudah disangrai sedikit demi sedikit sambil diayak agar tidak ada gumpalan. Lalu mixer kembali sebentar dengan kecepatan paling rendah asal tercampur rata.
Jika adonan sudah siap, tuangkan ke dalam loyang dan kukus selama 20 hingga 30 menit hingga matang sempurna, lalu angkat dan tiriskan.
Sembari menunggu bolu mendingin, Anda bisa membuat sirup gula dengan cara merebus air bersama gula merah dan daun pandan hingga mendidih serta larut sepenuhnya. Kemudian matikan kompor lalu sisihkan.
Baca Juga: 25 Ritel Modern di Lombok Tengah Tutup Massal, Bagaimana Nasib 151 Karyawannya?
Terakhir pada tahap penyajian, potong-potong bolu sesuai selera, tata di dalam piring atau wadah cekung, dan siramkan kuah gula merah di atasnya menggunakan saringan agar bersih dari ampas, dan siap dinikmati.
Tips penyajian, agar rasanya jauh lebih nikmat dan menyegarkan, masukkan Bolu Berai yang telah disiram kuah ke dalam kulkas selama beberapa jam sebelum disajikan.
Efek dingin dari kulkas akan membuat sirup gula meresap lebih dalam dan memberikan sensasi refreshing yang pas di tenggorokan saat cuaca panas.
Baca Juga: ITDC Perkuat Sistem Keselamatan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika
Editor : Kimda Farida