Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Disebut-sebut yang Pertama di NTB, Ini Dia Coding Bootcamp Komunitas Diya

Rury Anjas Andita • Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:00 WIB
BERI PENJELASAN: Christopher Michael Lauw (kanan) menjelaskan berbagai macam keunggulan dan kelebihan website www.govisitlombok.id, pada kegiatan peluncuran produk Demo Day Startup Technopark SMKN 3 Mataram belum lama ini.
BERI PENJELASAN: Christopher Michael Lauw (kanan) menjelaskan berbagai macam keunggulan dan kelebihan website www.govisitlombok.id, pada kegiatan peluncuran produk Demo Day Startup Technopark SMKN 3 Mataram belum lama ini.
CODING bootcamp merupakan sebuah pelatihan keterampilan pemrograman yang berlangsung dalam waktu tertentu. Di Lombok Timur, beberapa ahli pemrogram membentuk sebuah program coding bootcamp gratis. Syaratnya, peserta merupakan orang tidak mampu dan lulus tes logika dasar.

----

Deni Marswandi menyeruput segelas kopi yang menemaninya bekerja. Siang itu, ia tidak sedang mengajar. Peserta coding bootcamp sedang diliburkan karena ia sedang merehab ruang belajar. “Biasanya siang begini para peserta menerima materi. Malam dan paginya mengerjakan tugas,” kata Deni pada Lombok Post.

Program coding bootcamp komunitas ‘diya’ dibentuk pada tahun 2019 lalu bersama beberapa kawannya. Ada Fatoni Ahmad, Ahmad Rosidi, dan Umam. Lokasi program dipusatkan di sebuah rumah yang terletak di Lingkungan Banjar Kemuning, Kelurahan Selong, Kecamatan Selong.

Program itu digagas atas dasar pemikiran tentang mahalnya biaya kuliah IT. Lelaki kelahiran 1991 ini menyebut tidak banyak orang yang memiliki kesempatan mempelajari ilmu pemrograman. Kalau pun punya biaya, ilmu yang didapatkan di kampus sangat terbatas dibanding dengan kebutuhan industri atau perusahaan. “Kebanyakan kita mendapatkan ilmu terbaru itu di komunitas,” jelasnya.

Atas beberapa hal itulah, Deni dan kawan-kawannya membentuk sebuah program coding bootcamp. Di tahun pertama, program tersebut mendapat donatur dan langsung membuka pendaftaran peserta. Program pelatihan yang ditawarkan berjangka waktu selama satu tahun. Setiap tahunnya, mereka menerima 5 peserta untuk dilatih sampai memiliki keahlian untuk bekerja di perusahaan.

Materi yang diajarkan fokus pada program perangkat lunak. Hal itu berupa back end engineer, front end engginer, dan mobile engineer. Di tahun pertama, dari 35 peserta yang daftar, yang lulus hanya dua orang. “Syaratnya ada dua. Pertama orang tidak mampu, kedua lulus tes logika dasar,” jelas Deni.

Tantangan terbesar dalam mengajar adalah para peserta mulai dari nol. Bahkan salah satu peserta di angkatan pertama tidak memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dengan baik. Namun karena digodok dengan serius, peserta tersebut lulus juga. Sekarang sudah bekerja di salah satu perusahaan dengan gaji yang bagus.

Coding bootcamp yang digagas Deni dan kawan-kawannya dikatakan merupakan program coding bootcamp pertama di NTB. Ia berharap, program tersebut dapat terus berjalan. “Saat ini kita sedang dalam proses penerimaan peserta baru. September depan mulai pembelajaran pertama di tahun 2022,” jelasnya. (fatih/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#coding boatcamp #software #programer #Lotim