Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Qalalu Parfume, Produk Lokal Milik Pengusaha Muda Asal Sakra yang Mendunia

Rury Anjas Andita • Senin, 5 Juni 2023 | 21:00 WIB
BERSANTAI: Rifai beristirahat di atas kursi kayu miliknya di bawah Jembatan Sungai Jangkuk, Ampenan, kemarin (1/2).
BERSANTAI: Rifai beristirahat di atas kursi kayu miliknya di bawah Jembatan Sungai Jangkuk, Ampenan, kemarin (1/2).
QALALU Parfume merupakan produk lokal milik wirausahan muda Lalu Habib Amrul Hidayat. Dalam tiga bulan sejak diluncurkan awal tahun ini, produk tersebut sudah terjual sampai 1.500 kemasan.

----

Lalu Habib Amrul Hidayat dengan raut wajah bangga memperlihatkan brand parfum miliknya. Sebuah kemasan khas Sasak yang memperlihatkan kain songket di kedua sisi bungkusnya. Kendati produk tersebut lahir di sebuah dusun di Desa Sakra, Kecamatan Sakra, namun dengan penuh percaya diri ia meyakini brand parfum miliknya memiliki kualitas tinggi.

Botolnya juga tak terlihat murahan. Tentu begitu juga dengan kualitas parfumnya yang memiliki aroma tahan lama sampai 24 jam dan tanpa alkohol. “Memiliki brand sendiri sudah menjadi mimpi saya sejak duduk di bangku SMA,” kata Habib pada Lombok Post.

Lelaki kelahiran 1999 itu memang sudah gemar berwirausaha sejak duduk di bangku SMA. Ia dulu membantu kakaknya berjualan kue juga menjadi reseler berbagai macam produk nasional. Kata Habib, hampir semua jenis sudah ia jual.

Qalalu Parfume sendiri ia rintis sejak 2022 lalu. Namun dalam rintisan itu, brand Qalalu sudah mendapat penghargaan sebagai top 10 brand wirausaha muda NTB 2022.Baginya, mencapai impian memiliki brand sendiri dengan modal keyakinan dan sedikit tabungan merupakan hal yang sangat membanggakan.

Nama Qalalu sendiri dipilih dari panggilan akrab adik-adik binaannya di sanggar seni Lalu Manajemen.  “Biasanya saya di panggil Kak Lalu. Kak Lalu, kak Lalu, kak Lalu, biasanya kalau sudah sering dan cepat gitu terdengarnya Kalalu. Nah, saya ingin ketika mendengar Qalalu, orang tahu kalau itu produk saya,” jelasnya.

Brand Qalalu sendiri sudah mengantongi hak paten dari HAKI. Dalam produksi ia bekerjasama dengan sebuah pabrik parfum di Surabaya. Saat ini ia tengah mengurus izin halal dan terus mengembangkan pemasaran produknya. Qalalu parfume dengan empat varian aroma telah terjual tidak hanya di Pulau Lombok saja, tapi juga Sumbawa, Bali, dan Jawa.

“Bahkan kami juga sudah memiliki distributor di Taiwan dan yang terbanyak di Hongkong,” terangnya bangga.

Habib tidak takut merugi dengan langkahnya. Karena untung rugi sudah menjadi bagian yang harus dilalui seorang pengusaha. Namun di luar itu semua, ia memiliki mimpi besar untuk tidak hanya membesarkan keuntungan dari hasil penjualan, namun juga menunjukkan dan membuktikan kualitas produk lokal yang bisa bersaing di pasaran nasional, bahkan internasional. (fatih/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#sakra #pengusaha muda #Qalalu Parfume #Lotim