LombokPost-Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkot Mataram tetap melanjutkan proyek fisik tahun 2024.
”Tetap ada kita anggarkan. Tetapi porsinya tidak terlalu besar,” kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.
Ada beberapa proyek fisik yang perlu diintervensi.
Terutama proyek fisik yang dikerjakan untuk memperindah dan mempercantik Kota Mataram.
Seperti pengerasan di jalan masuk menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, penataan Jalan Catur Warga, revitalisasi bundaran Mataram Metro, rest area Sandubaya, dan pengerjaan pintu gerbang Kota Mataram di wilayah Gerimak, Kecamatan Sandubaya.
“Proyek-proyek tersebut tinggal dipercantik saja,” kata dia.
RTH Pagutan merupakan taman buatan yang perlu dibenahi.
Kawasan tersebut bakal menjadi tempat rekreasi bagi keluarga masyarakat Kota Mataram.
Sedangkan penataan Jalan Catur Warga hanya akan dilakukan pengerasan jalan.
Sebab proses pengaspalan anggarannya bukan dari Kota Mataram.
”Itu jalan provinsi. Nanti pihak pemprov yang membangun. Sebelum dibangun, kita lakukan penataan terlebih dahulu,” kata dia.
Pemkot Mataram sudah selesai membebaskan lahan milik warga. Tinggal proses pengerjaan aspalnya.
“Nanti kan pemprov yang kerjakan. Tugas kita membebaskan lahan sudah klir,’ ucapnya.
Sementara itu, untuk pengerjaan pintu gerbang Kota Mataram sudah didesain. Namun, ada sedikit perbaikan.
”Saya minta untuk evaluasi sedikit gambar desainnya. Supaya terlihat lebih bagus,” kata dia.
Selain penataan kawasan kota, ada juga pembangunan untuk pedagang yang perlu direvitalisasi. Supaya terlihat lebih rapi dan bagus.
”Yang kita siapkan untuk anggaran pembangunan pasar ikan higienis dan penataan kawasan eks Pelabuhan Ampenan,” terangnya.
Pembangunan pasar ikan higienis dikerjakan di wilayah Ampenan. Nantinya terdapat gudang, lapak, dan cool storage untuk menampung jumlah ikan yang lebih besar.
”Proyek itu tinggal penambahan sarana dan prasarana pendukungnya saja,” ujarnya.
Sedangkan penataan kawasan eks Pelabuhan Ampenan itu sudah dianggarkan tahun 2024. Anggarannya dari pemerintah pusat.
“Sudah disetujui Kementerian Pariwisata. Anggarannya Rp 4 miliar. Tinggal proses pembangunannya saja,” kata dia.
Dengan pembangunan yang sudah dilakukan, Mohan yakin penataan kota akan semakin rapi, bersih, dan indah.
“Nanti kita jaga bersama apa yang menjadi hajat menjadikan Kota Mataram yang lebih baik,” pungkasnya. (arl/r3)
Editor : Marthadi