Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gebrakan Cahya Samudra Nakhodai Dinas Pariwisata: Jump Art Setiap Jumat!

Miq Ade • Jumat, 2 Februari 2024 | 08:14 WIB
Dokumentasi kegiatan Ampenan Huis pada pertengahan November 2023.
Dokumentasi kegiatan Ampenan Huis pada pertengahan November 2023.

LombokPost--Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram tengah merancang program yang dinamai Jump Art. Program ini rencananya dilaksanakan setiap hari Jumat dan disebut-sebut dapat membuat seni ibu kota melompat jauh.

Gagasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra saat ditanya ide besar membawa pariwisata ibu kota lebih dilirik lagi oleh wisatawan. “Yang jelas seperti arahan pak wali, program yang telah dirancang dengan baik sebelumnya akan kami lanjutkan. Seperti gagasan besar men-connecting pantai Boom dengan Kota Tua Ampenan. Kemudian nanti kami akan membuat event Jump Art, event setiap hari Jumat,” ucapnya, Kamis (1/2).

Ide besar dari program ini adalah mendorong lompatan besar dari berbagai karya seniman ibu kota. Kemudian dielaborasi menjadi satu kemasan event yang dapat disaksikan wisatawan. “Sesuai namanya, Jump Art yang artinya lompatan seni. Jadi harus ada lompatan dari pakem yang sudah ada,” paparnya.

Cahya menekankan, program Jump Art akan dikerjakan secara kolaboratif. “Tidak hanya kolaboratif dengan pusat, tetapi juga kita gandeng teman-teman camat, karena latar belakang saya dari camat,” ungkapnya.

Sebelumnya, sejumlah kecamatan telah memiliki event wisata rintisan. Jump Art akan mewadahinya menjadi satu branding sehingga lebih memudahkan untuk dipromosikan.

“Di kecamatan Ampenan ada Ampenan Huis, kalau di kecamatan Cakranegara ada Cakravaganza, kita juga punya beberapa titik lokasi yang viral seperti wisata Teras Udayana, nanti juga akan direvitalisasi pantai Boom, jadi banyak tempat yang bisa kita pakai untuk event ini,” urainya.

Secara lebih detail, Cahya mengatakan akan segera dirancang dinas pariwisata. “Lebih lanjutnya seperti apa, tunggu tanggal mainnya,” ucapnya. 

Sebelumnya, acara rintisan Ampenan Huis ataupun Cakravaganza dalam beberapa kali penyelenggaraan terbukti sukses mengudang daya tarik ribuan orang. Camat Ampenan Muzakir Walad mengatakan, event Ampenan Huis merupakan wadah kreativitas dan tempat berkumpulnya para seniman.

“Tidak hanya wisatawan lokal, tapi mancanegara yang tengah liburan juga datang menyaksikan,” katanya.

Event ini telah beberapa kali digelar dan pengunjungnya semakin ramai. Wisatawan yang telah datang sebelumnya membantu promosi dari mulut ke mulut ataupun melalui media sosial yang akhirnya mengundang lebih banyak lagi yang datang.

Kesan yang didapat dari mereka pun rata-rata positif dan menginginkan agar event ini rutin diadakan. Tidak hanya media pengenalan seni dan budaya daerah tetapi telah memantik ekonomi masyarakat ikut bergerak.

“Alhamdulillah, semakin ramai. Sengaja kami gelar dua malam yakni malam Sabtu dan Minggu karena antusiasme masyarakat yang sangat tinggi,” kata Muzakir Walad.

Event ini baru digelar beberapa kali dan format acaranya terus disempurnakan. Fasilitas penunjang seperti lapak UMKM dilengkapi dan tata panggung, pencahayaan, hingga aspek keamanan ditingkatkan.

Kota Tua Ampenan sukses menggeliat malam hari dengan event tersebut. “Ada dukungan Dispar yang selalu membersamai acara kami,” ucapnya. (zad)

 

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#event #dinas pariwisata #art #Cahya samudra #Cakranegara #jump #Ampenan #Mataram