Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kerap Ganggu Kenyamanan, Dinsos Kota Mataram Kerahkan Satgas Tangani Pengamen Jalanan

Miq Ade • Sabtu, 3 Februari 2024 | 11:10 WIB
Lalu Samsul Adnan
Lalu Samsul Adnan

LombokPost-Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Lalu Samsul Adnan telah menerima laporan mengenai pengamen jalanan yang kerap mengganggu kenyamanan warga di ruang publik. Pihaknya tengah menyiapkan langkah-langkah mulai dari imbauan, teguran, hingga pembinaan agar mereka tidak lagi mengulangi aktivitas tersebut.

“Kita akan kembali mengeluarkan imbauan untuk tidak mengamen,” katanya, Jumat (2/2).

Samsul Adnan yang baru kemarin dipromosikan menjadi kepala dinas sosial masih perlu mempelajari aktivitas para pengamen yang kerap dikeluhkan pengunjung. Pemetaan dari mana mereka berasal dan motif ngamen, apakah murni karena alasan ekonomi atau alasan lain akan ditelusuri.

Rumusan penanganan akan lebih efektif dengan diketahuinya alasan pengamen jalanan menjamur. “(Tapi yang jelas sesuai laporan) mengganggu warga yang sedang menikmati suasana kota,” tekannya.

Satgas sosial akan diterjunkan kembali untuk menindaklanjuti keluhan warga. Samsul Adnan membuka opsi menindak tegas para pengamen yang tak taat pada ketentuan pemerintah.

“Tapi sekiranya mereka membandel kita berikan tindakan teguran dan pembinaan oleh teman-teman Satgas,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram Baiq Mirdiati mengatakan pemerintah saatnya mempertimbangkan langkah-langkah yang lebih tegas namun terukur untuk menidak persoalan sosial tersebut. “Kami mendorong harus ada kebijakan-kebijakan yang sifatnya penertiban terhadap pengamen, gelandangan, pengemis, anak jalanan,” katanya.

Mataram tumbuh menjadi daerah pusat perekonomian. Menarik minat banyak orang luar untuk datang mengadu nasib dan mendapatkan perbaikan ekonomi di kota.

Oleh karenanya, pemerintah harus memperhatikan aspek sosial akibat pesatnya pertumbuhan ekonomi perkotaan. “Harus ada penataan agar kehidupan sosial masyarakat tidak semrawut,” tekannya. (zad)

 

Editor : Rury Anjas Andita
#Dinas Sosial #Samsul Adnan #Mataram #pengamen