LombokPost--Pembagian beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kelurahan Mandalika mendapat sambutan luar biasa. Warga telah datang dari pagi hingga sore hari sesuai jadwal pengaturan distribusi.
Lurah Mandalika Lalu Heru Nuryadin menyampaikan sesuai data, pihaknya ditugaskan mendistribusikan 1.851 karung pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Dalam satu karung berisi 10 kilogram (kg) beras,” kata Heru, Jumat (1/3).
Bantuan beras itu meringankan beban warganya di tengah harga beras yang melonjak di pasaran. Heru menyampaikan melonjaknya harga beras belakangan telah membuat warga harus mengeluarkan biaya belanja lebih besar dari biasanya.
“Kami pastikan para penerima ini adalah yang masuk dalam Keluarga Penerima Manfaat,” tekannya.
Sebelum ribuan beras itu didistribusikan, pihaknya telah melakukan verifikasi data terlebih dahulu. “Memastikan identitas diri penerima sesuai daftar yang tertera,” ucapnya.
Distribusi beras CPP di kelurahan Mandalika mulai dilakukan pada hari Kamis karena ribuan karung beras baru masuk pada hari Rabu. “Dan masih berlangsung sampai sore (kemarin, Red) ini,” jelasnya.
Penyaluran secara bertahap dilakukan agar lebih tertib. “Kapasitas (halaman) kantor kami terbatas jadi harus dibagi secara bertahap,” paparnya.
Kenaikan harga beras banyak dikeluhkan warga. Mereka berharap pembagian beras CPP dapat lebih rutin lagi sehingga harga beras di pasaran dapat berangsur turun dan kembali ke harga normal.
“Memang tidak ada aksi yang nampak terkait harga beras tinggi ini, tapi warga menyampaikan keluhannya,” paparnya.
Dalam tahun 2024 ini, kelurahan Mandalika telah mendistribusikan sebanyak dua gelombang beras CPP. “Sebelumnya pada awal Februari lalu,” terangnya.
Ia mendengar akan ada tahap ketiga diberikan pada bulan berikutnya. “Kapan pastinya belum dapat informasi tapi perkiraan kami mungkin pada pertengahan bulan Puasa nanti,” ujarnya.
Heru mengatakan, jumlah penerima tahap dua, bertambah sekitar 850 penerima dibanding tahap pertama. “Ada peningkatan jumlah penerima. Tentu ini sangat membantu warga kami,” paparnya.
Sementara itu Kepala Lingkungan (Kaling) Gerung Sayo Indah Sahli mengapresiasi penyaluran bantuan beras CPP. Pola distribusi mengedepankan aspek kemanusiaan seperti mendahulukan ibu hamil dan lansia.
“Semoga ada kesempatan perbaikan data, sebab ada warga kami yang belum masuk tetapi sebenarnya layak menerima bantuan ini,” harapnya. (zad)
Editor : Hidayatul Wathoni