Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Alhamdulillah, 52 PMI Asal Kota Mataram Selamat dari Gempa Taiwan

Suharli • Jumat, 5 April 2024 | 08:00 WIB

 

H Rudi Suryawan. (FOTO: HARLI/LOMBOK POST)
H Rudi Suryawan. (FOTO: HARLI/LOMBOK POST)

 

LombokPost-Taiwan diguncang gempa, Rabu (3/4) lalu. Bermagnitudo 7,4. Menghancurkan sejumlah gedung bertingkat.

Dari catatan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram tercatat ada sebanyak 52 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Mataram yang bekerja. Dikabarkan mereka semuanya selamat.

”Informasi dari BP3MI (Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) menyatakan semua PMI asal Mataram di Taiwan selamat,” kata Kepala Disnaker Kota Mataram H Rudi Suryawan, Kamis (4/4).

Pemantauan akan terus dilakukan. Memastikan seluruh PMI asal Mataram yang bekerja tetap aman. Mengingat, saat ini pemerintah Taiwan sedang menyiapkan beberapa tempat pengungsian. “Kalau pemantauan tetap kami lakukan. Kami berkoordinasi dengan BP3MI,” terangnya.

Seluruh PMI asal Kota Mataram bekerja sebagai asisten rumah tangga. Ada juga yang bekerja sebagai pengasuh lanjut usia. “Kalau yang bekerja di perusahaan tidak terlalu banyak,” kata dia.

Dari laporan BP3MI ada beberapa PMI yang ingin dipulangkan. Lantaran trauma akibat gempa dahsyat. ”Untuk kepulangannya, akan dikoordinasikan terlebih dahulu. Apakah memungkinkan bisa dipulangkan atau tidak,” ujarnya.

Ada juga yang tetap ingin bekerja. Mereka bekerja karena kebutuhan hidup. ”Sembari menghilangkan trauma,” kata dia.

Yang terpenting saat ini mereka semua dalam kondisi aman. Tidak menjadi korban gempa. ”Pengecekan mereka nanti akan dilakukan secara online. Bersama BP3MI,” ungkapnya.

Terpisah, PMI asal Mataram Dewi mengaku trauma dengan gempa. Banyak gedung-gedung hancur. ”Tempat saya bekerja, alhamdulillah aman,” kata Dewi via Inbox Facebook.

Perempuan asal Cakranegara, Mataram itu mengaku masih tetap bekerja seperti biasa. Dia bekerja sebagai asisten rumah tangga. ”Saya tetap bekerja. Rumah majikan saya syukur tidak kenapa-kenapa,” kata ujarnya.

Baca Juga: Disnaker Mataram Buka Pelatihan Tiga Bahasa Asing bagi Calon PMI

Dia menuturkan, belum mengetahui rekan kerjanya yang juga dari Mataram. Tetapi, dari whatsapp grup, semua dalam kondisi baik-baik saja.

”Kalau teman dari mataram yang saya tahu ada lima orang. Semua kondisinya baik-baik saja,” tuturnya.

Dewi tidak ingin pulang. Karena majikannya tetap menginginkannya untuk bekerja. ”Kalau cerita gempa tidak bisa saya ceritakan. Keras sekali getarannya. Semua orang panik. Kebetulan saat itu, saya sedang berada di dapur. Posisinya dekat dengan taman. Tempat berlindung dipastikan aman,” pungkasnya. (arl/r3) 

 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#disnaker #dinas tenaga kerja #gempa taiwan #pekerja migran Indonesia (PMI)