Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Atasi Serangan Kera Masuk ke Pemukiman Warga, Damkarmat Kota Mataram Gelar Simulasi

Lalu Mohammad Zaenudin • Jumat, 17 Mei 2024 | 15:45 WIB
SIMULASI: Tim Damkarmat Kota Mataram menyemprotkan air menggunakan armada Sky Lift, kemarin (16/5).(zad/LP)
SIMULASI: Tim Damkarmat Kota Mataram menyemprotkan air menggunakan armada Sky Lift, kemarin (16/5).(zad/LP)

LombokPost-Beragam aksi penyelamatan telah dilakukan untuk warga kota.

Di antaranya menghalau kawanan kera atau monyet yang masuk ke pemukiman warga.

Aksi ini dituturkan Plt Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sudirman.

“Hampir dalam setiap bulan, kami menerima ada saja laporan kawanan monyet masuk ke pemukiman warga,” tuturnya, Kamis (16/5).

Sudirman mengatakan, kawanan monyet itu datang dari dua tempat.

“Dari arah gunung Pengsong dan kawasan hutan Pusuk,” ucapnya.

Serbuan monyet itu cukup meresahkan. Hewan primata itu naik ke atap, mengambil makanan, dan masuk ke dapur-dapur warga.

“Namanya hewan liar, warga mencoba mengusir tapi monyet-monyet itu malah melawan balik,” tuturnya.

Menurut Sudirman, kesadaran masyarakat meminta bantuan Damkarmat mengatasi hewan liar sangat tinggi di ibu kota.

Tetapi yang jadi persoalan, hewan seperti monyet dengan cepat berpindah tempat sebelum dilakukan rescue.

“Penanganan tidak bisa kami dokumentasikan, monyet keburu pergi. Kasusnya muncul di Ampenan, Sandubaya, pernah juga kami tangani ada di Gatep,” terangnya.

Sejak nomenklatur dinas bertambah ‘penyelamatan’, aksi rescue dari binatang liar kini menjadi tugas pihaknya.

“Dulu tugas kami hanya memadamkan kebakaran, tapi sejak ada tambahan nomenklatur penyelamatan tugas semakin padat,” terangnya.

Selain serbuan kawanan monyet, Damkarmat telah melayani evakuasi ular, biawak, hingga tawon.

“Hingga pemotongan cincin yang menjepit jari warga (karena lama tidak pernah dilepas) kami layani,” rincinya.

Dalam upaya meningkatkan ketangkasan pelayanan penyelamatan, pihaknya secara gencar melakukan transfer pengetahuan.

Salah satunya menggelar simulasi penanganan hewan liar hingga kebakaran.

“Ini cara kami memastikan SDM kita tambah mahir. Supaya tidak lupa cara mengoperasikan alat. Kami akan rutinkan kegiatan ini minimal satu bulan sekali,” ucapnya saat simulasi penggunaan armada Sky Lift.

Sudirman menekankan, keharusan fisik dan mental personil Damkarmat prima dan sehat.

Mengingat tugas-tugas rescue yang dijalankan memiliki risiko keamanan yang tinggi.

“Kita juga ingin pastikan alat atau sarana penyelamatan yang kita punya bekerja dengan baik dan nyaman,” tekannya.

Selain itu, Damkarmat juga bakal menyurati pengelola gedung atau bangunan bertingkat untuk memenuhi standar keselamatan.

“Kita akan surati agar mereka melengkapi fasilitas seperti Apar dan Hydrant,” ucapnya.

Dua fasilitas tersebut, memiliki peranan vital mencegah kebakaran. Mencegah potensi kerugian materil yang lebih luas bila muncul titik api.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Pemadaman Kebakaran Multazam, meminta warga kota tidak ragu menghubungi Damkarmat untuk aksi rescue.

Armada penanganan kebakaran selain gedung bertingkat, juga sudah tersedia sekala lingkungan.

“Kami punya unit pemadam kebakaran yang lebih kecil, bisa masuk ke lingkungan,” ucapnya.

Pihaknya terus meningkatkan skil petugas melakukan berbagai aksi penyelamatan selain kasus kebakaran.

“Kita punya pawang ular yang siap menangani ular masuk ke pemukiman warga,” katanya. (zad/r3)

Editor : Kimda Farida
#Pemadam #Mataram #monyet