LombokPost-Penarikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dievaluasi.
Memasuki akhir semester pertama, penarikan PAD dari masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dibilang seret.
”Ya, memang ada beberapa OPD yang seret penarikannya. Kita sudah evaluasi,” tegas Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri.
Namun, pihaknya enggan menyebutkan mana saja OPD yang belum menarik PAD sesuai target.
”Yang pasti itu sudah menjadi penilaian dari pak Wali Kota Mataram (H Mohan Roliskana),” ujarnya.
Sekda pun telah memberikan peringatan keras terhadap kepala OPD jika target PAD tidak tercapai.
”Kalau tidak mampu silahkan mundur saja (jadi kepala dinas),” tegasnya.
Untuk meningkatkan target PAD, masing-masing kepala dinas dituntut berinovasi.
Tingkatkan koordinasi yang antar OPD.
"Kombinasi antar OPD harus diperkuat lagi,” kata dia.
Diketahui, Pemkot Mataram telah menetapkan target PAD.
Baik itu dari pajak dan retribusi Rp 458 miliar pada tahun 2024.
Untuk mencapai itu, Sekda Kota Mataram masih optimis bisa mencapai target tersebut.
Pihaknya sudah membentuk tim Satgas.
”Tim sekarang sudah bekerja cukup maksimal. Koordinasi antar OPD sekarang sudah semakin kuat. Satpol PP (penegak perda) dan Inspektorat bersama OPD yang lain sudah berjalan cukup baik,” klaimnya.
Pihaknya memberikan kesempatan evaluasi agar bisa mencapai target hingga semester pertama tahun ini.
”Kalau Maret-April sudah kita evaluasi. Kita akan tunggu hingga akhir Juni apakah ada peningkatan atau tidak,” kata dia.
Alwan mengaku, salah satu yang membuat target capaian PAD juga seret lantaran ada aturan baru dari pusat. Ada beberapa potensi PAD yang hilang.
”Tetapi, kami sudah menggali kembali ada potensi PAD yang bisa ditarik,” terangnya.
Itu sudah diputuskan dalam Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.
Saat ini, Pemkot Mataram sedang menyiapkan payung hukumnya untuk menerangkan secara teknis.
”Kita siapkan Perwal yang mengatur teknis penagihan dan pembayarannya,” ujarnya.
Untuk itu nantinya masing-masing OPD yang diberikan tanggung jawab menarik PAD harus lebih gesit. Supaya target PAD tahun ini bisa tercapai.
”Speed-nya harus digenjot lagi. Lebih cekatan cara bekerjanya,” tandasnya. (arl/r3)
Editor : Kimda Farida