LombokPost-Metro Insan Mulia Foundation (MIM Foundation) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mataram melaksanakan kegiatan Training of Trainer (TOT) pemulasaran jenazah.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Pendidikan dan Latihan Bank Dinar, Jalan Sriwijaya Mataram ini digelar, Sabtu (1/6) lalu.
Pelatihan pemulasaran jenazah dihadiri lebih dari 80 peserta yang merupakan pengurus masjid se Kota Mataram, majelis taklim, komunitas dan organisasi keagamaan.
Ketua panitia H Rawinggip berharap kolaborasi pelatihan seperti ini semoga bisa tetap berjalan ke depannya.
“Kegiatan hari ini kami (MUI Kota Mataram) bekerja sama dengan MIM Foundation,” katanya.
Head Komunikasi MIM Foundation Khairil Anwar menyampaikan program keummatan organisasinya merupakan ikhtiar MIM sebagai Lembaga Ambil Zakat Kota Mataram bersinergi dengan stakeholder termasuk dari MUI dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).
“InsyAllah program ini akan berlanjut dengan terbentuknya Forum Pemulasaraan Jenazah Kota Mataram,” ucapnya.
Menurut Khairil, selama ini diketahui jika kultur masyarakat di Kota Mataram banyak yang pendatang.
Keberadaan Call Center Pemulasaraan Jenazah terutama untuk perumahan yang baru tumbuh di Kota Mataram sangat diperlukan.
Dia menambahkan, pelatihan ini sebagai wadah edukasi untuk masyarakat terkait bagaimana mengerjakan sesuatu sesuai syari'at yang ada.
Diharapkan masyarakat lebih paham ketika menemukan masalah di lapangan nantinya.
Pelatihan pemulasaran jenazah diawali dengan penyampaian materi kemudian dilanjutkan praktik memandikan dan mengkafani.
Tindak lanjut dari kegiatan ini, MIM FOUNDATION dan MUI berharap jika ada warga Kota Mataram yang meninggal maka dapat ditangani dengan segera untuk proses pemulasaraan sehingga keluarga yang terdampak musibah dapat lebih ringan dengan adanya Call Center Pemulasaraan jenazah. (ida/*)
Editor : Kimda Farida