Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ditutup Bulan Desember 2024 Mendatang, TPA Kebon Kongok Bakal Ditutup Setahun?

Galih Mega Putra S • Rabu, 10 Juli 2024 | 16:10 WIB
TUMPUKAN SAMPAH BERKURANG: Sejumlah pemulung mengais sampah pada sisa tumpukan sampah di TPST Sandubaya, kemarin (9/7).  (HARLI/LOMBOK POST)
TUMPUKAN SAMPAH BERKURANG: Sejumlah pemulung mengais sampah pada sisa tumpukan sampah di TPST Sandubaya, kemarin (9/7). (HARLI/LOMBOK POST)

LombokPost-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Kebon Kongok, Lombok Barat bakal kembali ditutup bulan Desember 2024 mendatang.

”Ditutupnya selama satu tahun lagi,” kata Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Vidi Partisan Gumanjaya, Selasa (9/7).

Penutupan itu dilakukan karena ada pembangunan landfill baru di bagian belakang TPA tersebut. Pembangunan itu memakan waktu yang cukup lama.

”Itu yang perlu diantisipasi,” jelasnya.

Jangan sampai seperti yang pernah terjadi pada penutupan sebelumnya. Penutupan hanya lima hari saja sudah membuat sampah menumpuk sebanyak 650 ton.

“TPST yang kita punya kemarin itu sudah kewalahan,” ungkapnya.

Itu menjadi pelajaran penting penanganan sampah jika TPA Kebon Kongok ditutup lagi.

"Persoalan ini memang terjadi setiap tahun. Tetapi, tidak pernah lebih dari 10 hari. Nah, besok Desember ini ditutupnya setahun. Itu buat kita sakit kepala nanti,” katanya.

Vidi mengatakan, Pemprov NTB sudah memfasilitasi. Rencananya, akan dibuang ke wilayah Pengengat, Lombok Tengah (Loteng).

”Pihak Pemprov yang mewakili kami (Kota Mataram) dan Pemkab Lobar sudah melakukan pertemuan,” terangnya.

Hanya saja, perlu ada komitmen. Apa yang harus diberikan Pemkot Mataram ke Pemkab Loteng jika membuang sampah ke kawasan Pengengat.

”Itu belum ada kesepakatan,” kata dia.

Nanti akan dilakukan pertemuan lanjutan. Membahas lebih detail dan teknis mengenai pembuangan sampah tersebut.

”Semoga pembuangan ke Pengengat menjadi solusi terbaik atas persoalan penutupan TPA Kebon Kongok nantinya,” harapnya.

Sebagai informasi, sampah yang berada di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya dipastikan sudah terangkut semua, hari ini (10/7).

Sebelumnya, ada sebanyak 650 ton sampah yang bertumpuk akibat penutupan TPA Kebon Kongok.

”Sekarang tinggal 50 dam yang belum terangkut. Besok, sudah bisa dipastikan terangkut semua ke Kebon Kongok,” terangnya.

Proses pengangkutan sampah sekarang sudah mulai normal. Petugas tidak lembur lagi.

”Semua yang berada di depo penyimpanan sementara sampah juga sudah kosong,” kata dia.

Sekadar diketahui, persoalan sampah di Kota Mataram tergolong pelik. Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya juga masih sangat rendah.

Buktinya, masih banyak yang membuang sampah ke selokan dan sungai.

”Kesadaran masyarakat masih rendah untuk tidak membuang sampah ke sungai,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning.

Paska banjir yang terjadi Rabu (3/7) lalu, sampah sungai terus bertambah. Biasanya yang diangkut sebanyak 6 ton per hari.

”Sekarang yang diangkut menjadi 14 ton. Melebihi dua kali lipat dari hari biasa,” terangnya. (arl/r3) 

Editor : Kimda Farida
#sampah #TPA #kebon kongok