Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ketika Gen Z Mengekspresikan Pikirannya tentang Pilkada Serentak (1)

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 11 November 2024 | 16:48 WIB

 

TEKUN: Agni Lia tengah menggambarkan apa yang muncul di pikirannya tentang Pilkada Serentak 2024 melalui karya lukisan, Sabtu (9/11).
TEKUN: Agni Lia tengah menggambarkan apa yang muncul di pikirannya tentang Pilkada Serentak 2024 melalui karya lukisan, Sabtu (9/11).

LombokPost-Para gen Z punya pikiran sendiri tentang Pilkada Serentak 2024. Sebagai generasi pendatang baru dalam alam politik, mereka punya ekspektasi dilibatkan lebih luas lagi. 

Malah Pilih Melukis Karakter Capres, Rindu Suasana Pilpres yang Seru.

----------

AGNI Lia Hafiza. Kuas ditangannya konsisten menggaris warna-warna di atas kanvas putih.

Gadis belia dari generasi Z (gen Z) itu tengah menggambarkan apa yang muncul di alam pikirannya tentang suasana politik saat ini.

“Ini tokoh-tokoh di Pilpres 2024 kemarin,” ungkapnya menjelaskan enam karakter tokoh di dalam lukisannya, Minggu (10/11).

Agni bukan tidak menyukai tokoh yang muncul di Pilkada Serentak 2024.

Ia mengungkapkan, peristiwa politik  Pilpres 2024 lalu sangat membekas di alam pikirannya.

Sehingga momen Pilkada Serentak 2024 saat ini, digambarkan sebagai peristiwa politik yang punya vibes sama dengan Pilpres 2024. “Rasanya mirip,” ungkapnya, tersenyum.

Agni, siswa di SMA 6 Mataram ini mengungkapkan ketertarikannya pada dunia politik.

“Sering baca-baca berita, ya tertarik saja. Sepertinya (politik) seru,” ungkapnya lagi.

Agni tidak banyak menyampaikan pendapat tentang Pilkada. Ia lebih banyak bertutur mengenai rasa terkesannya pada momen Pilpres 2024 lalu.

“Di Pilpres itu, kami (para Gen Z, Red) rasanya ikut terlibat,” ungkapnya.

Suasana keterlibatan yang tidak pernah dirasakan sebelumnya.  Di mana sebagai generasi yang baru masuk dalam politik, ia turut berkomentar, beradu pikiran, hingga berdebat membela calon yang disukainya.

“Ya walau cuma di media sosial,” ucapnya sambil tertawa kecil.

Tapi ia merasa seperti punya idealisme atau cara pandang yang harus diperjuangkan. Dipilih bahkan dibela.

“Saya seperti merasa (calon) ini harus saya pilih demi masa depan bangsa,” ungkapnya menggambarkan betapa membekasnya peristiwa politik itu.

Sesuatu yang tidak dirasakannya di momen Pemilihan Legislatif (Pileg), bahkan Pilkada Serentak 2024 kali ini.

“Rasanya beda saja (antara Pilpres dengan Pileg dan Pilkada),” ucapnya jujur.

Karena itulah, saat momen Pilkada Serentak 2024 kali ini, Agni lebih memilih menggambar karakter tokoh di Pilpres. Menurutnya, ia berharap Pilkada Serentak 2024 tidak hanya menjadi rutinitas lima tahun mencari pemimpin daerah.

“Saya ingin merasakan ketertarikan yang kuat dengan figurnya, ikut dilibatkan dalam politik, sehingga kami punya motivasi pergi ke TPS memilih pemimpin daerah,” ujarnya.

Ia membandingkan, peristiwa politik pilkada sebagai suasana yang hambar. Dinamika tak sampai menggetarkan gen Z seperti Pilpres 2024 yang seru.

Kerinduan Agni pada suasana Pilpres 2024 pun, digambarkan di atas kanvas putih yang harusnya menceritakan pikirannya tentang Pilkada Serentak 2024.  

“Yang saya tahu paling cuma satu calon saja, itupun di Pilgub,” ungkapnya polos. (bersambung/r3)

Editor : Kimda Farida
#politik #Pilkada #Gen Z #pemilihan #serentak