Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

 PKL Jangan Rampas Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Tegaskan Lakukan Penertiban Berkala

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 22 Desember 2024 | 12:10 WIB

 

MUNDUR DIKIT: Lapak-lapak PKL yang berjejer di gerbang Tembolak, Kota Mataram, Jumat (20/12).
MUNDUR DIKIT: Lapak-lapak PKL yang berjejer di gerbang Tembolak, Kota Mataram, Jumat (20/12).
 

LombokPost-Kasatpol PP Kota Mataram Irwan Rahadi mengingatkan pada para pedagang kaki lima atau PKL untuk peduli pada estetika perkotaan.

Pihaknya memahami dan tidak melarang PKL berjualan di pinggir jalan asalkan tidak melanggar ketentuan.

“Silakan berjualan dengan baik, cari kesempatan mendapatkan rezeki, tapi ingat jangan sampai hak orang lain terganggu juga,” katanya, Jumat (20/12).

Irwan mencontohkan seperti penggunaan bahu jalan untuk berjualan.

Cara berjualan seperti itu tidak hanya menganggu estetika dan hak pengendara tapi telah memperbesar risiko keselamatan pedagang dan pengendara.

Begitu juga PKL yang semaunya membuka lapak di trotoar jalan.

Trotoar itu diperuntukan bagi pejalan kaki yang ingin mendapatkan manfaat dari berjalan.

“Jangan ambil hak mereka dengan menutup menggunakan gerobak dagang,” ucapnya.

Karena itulah dalam beberapa waktu terakhir pihaknya intens melakukan penertiban.  Terutama pada PKL yang mengambil area publik untuk berjualan.

“Bukan aktivitas berjualannya yang kami larang, tapi melanggar hak orang lain itu yang kami tindak,” tekannya.

Sebelumnya pihaknya telah turun melakukan penertiban di eks Bandara Selaparang. Menetibkan pedagang yang menggelar lapak semaunya.

“Jangan ambil area publik. Eks bandara juga area publik yang harus diperhatikan kebersihannya,” tegasnya.

Penertiban rutin ini akan terus dilakukan.

“Lokasinya bisa pindah-pindah dari eks Bandara bisa ke gerbang Tembolak. Tergantung di mana kami menemukan pelanggaran di situ kami tindak,” tegasnya.

Sangat penting untuk membangun kesan Kota Mataram bersih dan tidak kumuh. Antara lain dengan menertibkan pedagang yang berjualan sembarangan.

“Jangan gunakan terpal juga karena itu menganggu estetika,” tegasnya. (zad/r3)

Editor : Kimda Farida
#Larang #Jalan #Area #Pedagang #Eks Bandara Selaparang #berjualan #pinggir #Aktivitas #kaki #gerobak #lima #Lapak #trotoar