LombokPost--Petugas menemukan banyak anak-anak yang terjaring selama Ramadan ini berasal dari luar Kecamatan Ampenan, bahkan luar Kota Mataram.
“Ada anak-anak dari Getap, Turida, dan Bagek Kembar. Bahkan, malam sebelumnya kami amankan seseorang dari Selong Belanak (Loteng) yang membawa benda tajam,” kata Camat Ampenan Muzakkir Walad.
Total 11 anak diamankan, terdiri dari tiga orang yang membawa sajam, enam orang terlibat perjudian, dan dua orang balap liar.
Para orang tua mereka dipanggil untuk diberikan peringatan dan pembinaan.
“Kami ingatkan para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama saat malam hari,” katanya.
Ia juga meminta pedagang lebih peduli jika melihat aktivitas perjudian di sekitar tempat mereka berjualan.
Sebagai langkah antisipasi, Kecamatan Ampenan akan meningkatkan intensitas operasi ini, terutama selama Ramadan, agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan aman.
“Kami akan terus patroli dari tengah malam hingga sahur demi keamanan bersama dan menciptakan suasana Ramadan yang kondusif,” pungkasnya. (zad/r7)
Editor : Kimda Farida