Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemberian Suplemen dan Vitamin untuk Sopir, Dinkes Pastikan Sopir Bus Mudik Gratis Bebas Narkotika

nur cahaya • Rabu, 26 Maret 2025 | 20:45 WIB
SENYUM: Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. H. Emirald Isfihan, MARS., MH., CMC., FISQua, saat memantau pemeriksaan kesehatan sopir bus, Selasa (25/3).
SENYUM: Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. H. Emirald Isfihan, MARS., MH., CMC., FISQua, saat memantau pemeriksaan kesehatan sopir bus, Selasa (25/3).

 

 

 

LombokPost-Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pemeriksaan kesehatan bagi sopir bus program Mudik Gratis Pemkot Mataram 2025. “Pemeriksaan ini dilakukan di Pool Damri, bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, guna memastikan kondisi fisik dan mental sopir dalam keadaan prima serta bebas dari penyalahgunaan narkoba,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Emirald Isfihan, Selasa (25/3).

Pemeriksaan ini bertujuan memastikan keamanan perjalanan para pemudik. “Kami memeriksa kondisi kesehatan sopir, termasuk apakah mereka fit atau tidak untuk mengendarai kendaraan,” terangnya.

Yang terpenting, kata dia, para sopir harus bebas dari penyalahgunaan narkoba dan ketergantungan minuman keras. “Ini sangat penting karena mereka membawa nyawa masyarakat,” tegasnya.

Pemeriksaan ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta Biddokkes Polda NTB. Sebanyak 12 sopir bus yang direkomendasikan Dinas Perhubungan telah dijadwalkan mengikuti pemeriksaan.

“Kami juga melayani sopir lain yang ingin menjalani pemeriksaan, selama masih tersedia alat dan tenaga medis,” tambahnya.

Selain pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba, para sopir mendapat suplemen dan vitamin untuk menjaga stamina selama perjalanan mudik.

“Selain diperiksa kesehatannya, para sopir juga diberikan suplemen dan vitamin. Ini untuk memastikan mereka tetap dalam kondisi baik selama bertugas mengantarkan pemudik,” jelasnya.

Program Mudik Gratis Pemkot Mataram 2025 dijadwalkan diluncurkan oleh Wali Kota Mataram hari ini. Pemeriksaan kesehatan sopir dilakukan sehari sebelumnya untuk memastikan kesiapan mereka.

Terkait pelayanan kesehatan bagi pemudik, dr. Emirald menyampaikan pihaknya akan mendirikan posko kesehatan gabungan selama arus mudik. Posko ini akan melayani pemudik yang membutuhkan layanan kesehatan darurat di perjalanan.

“Posko kesehatan gabungan akan disiagakan untuk melayani pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan,” terangnya.

Ia menegaskan, kesehatan tidak hanya diperhatikan bagi sopir, tetapi juga bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Dengan adanya pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi sopir, diharapkan keamanan dan keselamatan perjalanan mudik semakin terjamin. Pemkot Mataram ingin memastikan layanan mudik gratis ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan.

Langkah ini mendapat apresiasi karena sopir bus memiliki tanggung jawab besar dalam membawa ratusan pemudik.

Dinas Perhubungan Kota Mataram menggelar Mudik Gratis 2025 bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman. Program ini bertujuan menyediakan layanan transportasi yang nyaman, aman, dan efisien serta mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram Zulkarwin menjelaskan, mudik merupakan tradisi tahunan yang sangat dinantikan masyarakat, terutama para perantau.

Namun, besarnya jumlah pemudik sering kali menimbulkan berbagai permasalahan di jalan, seperti kemacetan, ketidaknyamanan, hingga risiko keselamatan lalu lintas. Oleh karena itu, Pemkot Mataram mengadakan program ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Mudik gratis ini diperuntukkan bagi warga Kota Mataram yang ingin pulang ke kampung halaman di tiga daerah tujuan utama, yaitu Sumbawa, Dompu, dan Bima.

Sebanyak 180 kursi telah disediakan menggunakan empat bus besar. Bus yang digunakan dalam program ini dilengkapi fasilitas seperti AC, televisi, toilet, GPS tracking, port USB, bagasi, dan makanan ringan untuk berbuka puasa.

“Dan ada makanan ringan untuk berbuka puasa,” tambahnya. (zad/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#pemeriksaan #pemudik #berbuka puasa #Kesehatan #masyarakat #sopir