LombokPost – Lombok Womenpreneur Club (LWC) menggelar aksi sosial di LPP Kota Mataram bertepatan dengan Hari Kartini (21/4). Puluhan warga binaan perempuan mendapatkan pelatihan baking, kerajinan, dan spa sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-6 LWC dan program pemberdayaan.
Founder LWC, Indah Purwanti, menyatakan kegembiraannya berbagi dan berharap pelatihan tiga bulan ini membekali warga binaan dengan keterampilan untuk meningkatkan ekonomi setelah bebas. Pelatihan perdana fokus pada pembuatan roti sobek dan pai susu.
Baca Juga: Kanwil Kemenkum NTB Harmonisasikan Raperkada Kabupaten Bima
"Di sini, kami memberdayakan mereka untuk membuat isian snack box dan membantu menambah varian produk mereka," jelas Indah.
Pelatihan yang meliputi pembuatan kue (baking), kerajinan tangan, hingga layanan spa ini merupakan inisiatif LWC dalam rangka merayakan ulang tahun ke-6 mereka sekaligus wujud dedikasi terhadap pemberdayaan perempuan, khususnya bagi mereka yang berada dalam keterbatasan di lingkungan lapas.
Dalam kegiatan pelatihan perdana ini, LWC menerjunkan tim yang solid dengan enam sesi kelas pelatihan yang berbeda. Sebanyak 30 anggota LWC terlibat, termasuk tujuh mentor yang berbagi ilmu secara bergantian. Warga binaan diberikan kebebasan untuk memilih pelatihan sesuai minat dan kemampuan masing-masing, mulai dari memasak (cooking), baking, kerajinan tangan, hingga spa.
Harapan besar LWC melalui program ini adalah memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi para warga binaan setelah mereka keluar dari LPP Kota Mataram. Indah Purwanti berharap soft skill yang diperoleh dapat menjadi modal untuk meningkatkan perekonomian mereka di luar lingkungan lapas. "Harapannya, setelah keluar dari LPP Kota Mataram, mereka memiliki soft skill yang dapat digunakan untuk menambah penghasilan. Ini adalah kali pertama LWC berbagi dengan teman-teman warga binaan LPP Kota Mataram dan Insya Allah kami akan terus hadir di sini selama dua bulan ke depan," imbuhnya.
Plt. Kepala LPP Mataram, Romana Maria, mengapresiasi inisiatif LWC dan berharap warga binaan memiliki bekal mandiri secara ekonomi, mencontohkan suksesnya program serupa melalui Pas Kreatif. Sekitar 20 warga binaan mengikuti pelatihan ini. LWC berencana memamerkan hasil karya warga binaan di acara Womenpreneur Day mendatang.
Baca Juga: Lombok Post Perkuat Sinergi dengan Pemkab Lobar, Optimistis Lebih Baik di Bawah Kepemimpinan LAZ
Dengan adanya pelatihan ini, Romana Maria berharap besar agar para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) LPP Mataram memiliki bekal yang cukup untuk mandiri secara ekonomi setelah kembali ke masyarakat atau keluarga mereka. "Dengan adanya pelatihan ini, saya sangat berharap WBP Lapas Perempuan Mataram setelah keluar dari sini, kembali ke masyarakat atau keluarga, dapat memiliki lapangan pekerjaan secara mandiri," harapnya. (nur)
Editor : Pujo Nugroho