Masuk ke Ruang Ini, Harapan Jadi Nyata, Meja Pertama Menuju Bayi Tabung di Mataram!
Lalu Mohammad Zaenudin• Selasa, 5 Agustus 2025 | 11:00 WIB
Sepasang suami istri tengah konsultasi di Lombok IVF milik RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram.
Meja Registrasi Lombok IVF: Tempat Harapan Pertama Ditanamkan
LombokPost - Sebelum tindakan medis dimulai, semua pasangan harus melewati satu ruang sunyi: ruang registrasi. Di sinilah harapan pertama disusun.
Ruang registrasi di Lombok IVF RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram bukan sekadar tempat mencatat nama dan nomor antrean. Ruang ini adalah gerbang awal menuju prosedur bayi tabung, tempat di mana pasangan suami istri mulai menapaki jalan panjang untuk mendapatkan keturunan.
“Di sini keputusan besar mulai dibahas,” tegas dr. Hj. NK Eka Nurhayati, SpOG, SubspFER., M.Kes., M.Sc., Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Mataram, saat ditemui 4 Agustus 2025.
Bagaimana Suasana Ruang Registrasi?
Lokasinya berada di lantai utama pelayanan IVF. Terdapat meja marmer putih dengan sudut membulat, kursi kulit sintetis hitam, dan pencahayaan hangat dari dinding. Semua dirancang untuk menciptakan ketenangan emosional.
Tidak ada panggilan lewat mikrofon, tidak ada antrean berisik. Semua berlangsung dengan interaksi personal dan tenang. Musik instrumental mengalun lembut dari speaker plafon.
“Lampu kami atur tidak menyilaukan, tapi tetap steril dan bersih. Ini membantu pasien lebih nyaman,” jelas dr. Eka.
Apa Saja yang Dilakukan Pasien di Ruangan Ini?
Pasangan yang datang akan:
Menyerahkan dokumen pribadi (KTP, KK, dsb.)
Mengisi formulir pendaftaran IVF
Menjawab pertanyaan dasar tentang riwayat medis dan upaya kehamilan sebelumnya
Menerima brosur edukatif terkait prosedur IVF dan layanan konseling
Namun yang lebih penting, menurut dr. Eka:
“Mereka tidak hanya menyerahkan dokumen, tapi juga sedang menyerahkan harapan dan keberanian.”
Kenapa Ruangan Ini Jadi Titik Emosional?
Banyak pasangan datang setelah bertahun-tahun gagal memiliki anak. Meja registrasi menjadi ruang untuk:
Menyampaikan cerita pribadi
Mengakui kelemahan, trauma, atau kegagalan sebelumnya
Membuka kemungkinan baru, secara medis maupun batin
“Yang datang ke sini bukan hanya membawa KTP, tapi juga beban hati, di sini, mereka belajar percaya kembali,” tambahnya.
Juga disiapkan sistem antrean pribadi agar privasi tetap terjaga.
“Kami menjaga agar semua interaksi tetap personal, privasi adalah kunci,” kata dr. Eka.
Mengapa Ruang Ini Tidak Boleh Dianggap Remeh?
Meski tidak berisi alat medis canggih, ruang registrasi adalah titik keberangkatan. Semua fasilitas di Lombok IVF, mulai dari inkubator Geri, ICSI scope, hingga ruang tindakan steril, tidak bisa digunakan sebelum pasien masuk ke sistem melalui meja ini.
“Ini titik awal, tanpa ruangan ini, prosedur tidak pernah dimulai, karena sebelum embrio ditanamkan ke rahim, harapan lebih dulu ditanamkan di meja registrasi,” tutup dr. Eka.