LombokPost - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram bersiap melakukan perombakan besar-besaran.
Sekitar 60 jabatan dari eselon II hingga IV yang sudah lama kosong akan segera diisi.
Rencananya, mutasi besar-besaran ini terungkap awal September 2025.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Taufik Priyono, membenarkan rencana itu.
“Kemungkinan September," katanya saat ditemui.
Menurut data BKPSDM sekitar 60 jabatan yang kosong dan harus segera diisi. Kekosongan ini disebabkan berbagai faktor, salah satunya pensiun.
Baca Juga: Mutasi Pemkot Mataram Tunggu Lampu Hijau Kemendagri
“Total jabatan kosong dari eselon dua, tiga, dan empat ada sekitar 60-an jabatan kosong yang paling banyak kosong ada di eselon 4b,” beber Taufik.
Ia menjelaskan, izin rekomendasi mutasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diberikan kepada pimpinan daerah, yaitu Wali Kota Mataram dan Sekretaris Daerah (Sekda).
“Nanti itu langsung ke kontak Pak Wali dan Pak Sekda jadi, izinnya langsung dikirim ke sana," jelas Taufik.
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana telah memegang puluhan nama pejabat strategis serta ASN eselon III dan IV yang akan dimutasi. Mutasi ini dianggap mendesak mempercepat pengisian jabatan yang telah lama tak berpenghuni.
"Asesmen dari BKPSDM sudah memberikan usulan ke saya, sekarang tinggal saya pelajari dahulu," kata Mohan.
Dirinya menegaskan, perombakan pejabat di lingkup Pemkot Mataram akan dilakukan sesuai dengan aturan. Ia menyebut, secara ketentuan sudah bisa melakukan mutasi setelah menjabat genap enam bulan.
Mohan juga meminta ASN tidak risau dan tetap fokus menjalankan tugas serta tanggung jawab. “Mutasi atau promosi pejabat dinilai dari kompetensi, inovasi, dan lain sebagainya," jelasnya.
Pengisian jabatan-jabatan kosong akan didasarkan pada profesionalisme dan bukan sekadar kepentingan pribadi. “Langkah ini dapat menghasilkan birokrasi lebih efektif dan efisien dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.
Beberapa jabatan strategis yang kosong antara lain Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Perdagangan.
Berikutnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Dinas Pertanian, Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Mataram, staf ahli, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (chi/r9)
Editor : Pujo Nugroho