Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

MTQ Mataram Jadi Magnet Wisata Religi, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Lalu Mohammad Zaenudin • Kamis, 25 September 2025 | 23:52 WIB
GEGAP GEMPITA: Cahaya kembang api di atas arena utama MTQ yakni lapangan Karang Pule.
GEGAP GEMPITA: Cahaya kembang api di atas arena utama MTQ yakni lapangan Karang Pule.

LombokPost – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Kota Mataram tidak hanya menjadi ajang lomba tilawah. Gelaran ini menjelma menjadi magnet wisata religi yang menyedot ribuan pengunjung setiap malam.

“Ribuan warga hadir tiap malam, masyarakat tumpah ruah berbahagia,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram sekaligus Plt Camat Sekarbela Cahya Samudra, Rabu (24/9).

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar panggung kompetisi. “Ini momentum menguatkan identitas Mataram, pusat religius sekaligus destinasi wisata budaya,” katanya.

Suasana malam MTQ begitu semarak. Lapangan utama dipenuhi cahaya lampu hias, stan UMKM, dan ribuan warga yang datang dari berbagai penjuru kota.

Cahya menggambarkan suasana itu sebagai harmoni kebersamaan. “Duduk bersimpuh bersama warga, mendengar lantunan suci ayat Alquran,” ujarnya.

Momen kian sakral ketika lantunan qari menggema, sementara ribuan warga duduk lesehan di atas rumput. Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang berkelompok dengan tetangga.

Bagi Cahya, gambaran ini menunjukkan potensi wisata yang nyata. “MTQ bukan hanya lomba tilawah, tapi ruang ekonomi, budaya, dan spiritual yang berpadu,” tegasnya.

Pemerintah Kota Mataram juga menyiapkan penutupan yang berkesan pada Kamis malam (25/9).

Kehadiran warga yang konsisten memenuhi arena membuat MTQ semakin kokoh sebagai agenda kebudayaan. Bukan hanya agenda tahunan, tapi wajah identitas Kota Mataram.

Dengan kesakralan dan kebersamaan itu, MTQ menegaskan Mataram sebagai kota religius sekaligus destinasi wisata yang hidup.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#UMKM #MTQ Mataram #Wisata religi #Cahya samudra #identitas kota