LombokPost – Pemerintah Kota Mataram serius membenahi wajah pelayanan publik. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pelatihan service excellence digelar bagi petugas Mal Pelayanan Publik (MPP).
“Pelayanan harus membuat pengunjung betah dan ingin kembali lagi,” kata Kepala DPMPTSP Kota Mataram Amiruddin, Kamis (25/9).
Ia menegaskan, pelayanan prima bukan sekadar slogan. Budaya kerja harus terbentuk dari sikap sehari-hari: senyum, sapa, salam, sopan, dan santun.
Hal-hal sederhana ini dianggap kunci pelayanan yang manusiawi. Petugas diingatkan agar tidak membawa urusan pribadi ke meja pelayanan.
Larangan juga berlaku untuk bermain ponsel saat jam kerja. “Fokus melayani masyarakat sebaik-baiknya,” tekan Amiruddin.
Pelatihan menghadirkan trainer profesional yang memaparkan standar pelayanan. Materi dirancang agar peserta memahami pelayanan sebagai penghormatan negara kepada warganya.
Petugas penerima tamu mendapat perhatian khusus. Mereka disebut sebagai garda depan yang menentukan kesan pertama warga.
Senyum hangat diyakini mampu menumbuhkan rasa dihargai sejak awal. “Kita ingin masyarakat merasa terhormat,” ujar Amiruddin.
Pelatihan diikuti sekitar 40 peserta, termasuk dari BPJS, Samsat, Imigrasi, dan sejumlah dinas. “Semua petugas di gerai kita bina,” jelasnya.
Dengan pembinaan rutin, Pemkot Mataram berharap wajah MPP makin ramah, profesional, dan dipercaya masyarakat.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin