LombokPost — Inovasi pelayanan publik terus dilakukan Pemerintah Kota Mataram. Kali ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menghadirkan pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) langsung ke sekolah melalui program “Dukcapil Goes to School.”
Pada Senin (3/11), TK Do Re Mi yang menjadi lokasi kegiatan. Anak-anak berbaris rapi menunggu giliran difoto dan direkam datanya oleh petugas. Pemandangan yang tak biasa ini memperlihatkan bagaimana administrasi kependudukan kini bisa hadir di tengah dunia pendidikan.
Kepala Dukcapil Kota Mataram, Dr. Mansur, menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi mempercepat kepemilikan dokumen kependudukan anak di seluruh wilayah kota. “Kami ingin memastikan seluruh anak di Kota Mataram memiliki KIA sebagai bentuk identitas resmi,” ujarnya.
Mansur menjelaskan, program jemput bola seperti ini juga menjadi implementasi semangat Dukcapil Prima — Profesional, Responsif, Inovatif, Melayani, dan Akuntabel. “Langkah sederhana seperti ini menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan Mataram Semakin HARUM,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, 15 anak berhasil direkam datanya untuk penerbitan KIA.
Selain perekaman data, tim Dukcapil juga memberikan edukasi ringan kepada para siswa tentang arti penting memiliki identitas resmi. “Anak-anak diperkenalkan pada dokumen kependudukan agar sejak dini mereka memahami bahwa memiliki identitas itu penting,” kata Mansur.
Program Dukcapil Goes to School diharapkan menjadi model inovatif dalam layanan publik berbasis edukasi, menggabungkan fungsi administrasi dan pembelajaran karakter bagi generasi muda. “Semakin dini mereka mengenal dokumen identitas, semakin sadar pula mereka menjadi warga yang tertib administrasi,” ujarnya.
Kepala sekolah Ni Putu Lia, menyambut baik program ini. Menurutnya, pendekatan edukatif seperti ini membuat anak-anak lebih mudah memahami konsep identitas tanpa merasa terbebani. “Anak-anak terlihat senang dan antusias mengikuti proses perekaman, ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mereka,” ujarnya.
Putu Lia berharap program semacam ini berlanjut ke sekolah-sekolah lain agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
“Kami berterima kasih kepada Dukcapil Mataram yang sudah datang langsung, semoga ini bisa rutin dilakukan,” imbuhnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin