LombokPost — Kota Mataram kembali menegaskan diri sebagai pusat talenta seni qasidah di Nusa Tenggara Barat setelah meraih Juara Umum pada Festival Qasidah Nusantara Jaya NTB 2025 di Lombok Utara. Kemenangan ini menambah daftar prestasi seni Islami yang kerap dibawa pulang para pegiat seni kota ini.
Piala Juara Umum diserahkan langsung oleh Ketua DPW LASQI NJ NTB Sinta Agathia M. Iqbal, kepada Ketua Harian LASQI NJ Kota Mataram Hj. Lale Rasminingsih Alwan Basri. Penyerahan dilakukan pada malam puncak festival di Lapangan Tioq Tata Tunaq, Sabtu (16/11).
Dalam sambutannya, Sinta Agathia mengucapkan selamat atas keberhasilan kontingen Mataram. Ia menyebut kemenangan ini sangat layak diraih karena performa peserta Kota Mataram tampil konsisten sejak babak awal. “Selamat kepada Kota Mataram yang telah keluar sebagai Juara Umum,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas penilaian dijaga ketat oleh dewan juri yang merupakan senior LASQI berpengalaman lebih dari satu dekade. “Penilaian beliau-beliau tentu tidak diragukan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras para juri yang menyelesaikan penilaian hingga tengah malam tanpa mengurangi objektivitas. “Terima kasih kepada seluruh dewan juri yang bekerja hingga tengah malam namun tetap profesional,” lanjutnya.
Kesuksesan Mataram menjadi juara disebut sebagai bukti bahwa pembinaan seni qasidah berjalan baik. Semangat peserta juga menjadi bagian penting dalam menjaga marwah seni Islami di level provinsi.
Ajang tahun ini menjadi paling meriah dengan partisipasi peserta dari seluruh kabupaten/kota. Banyaknya kategori yang dipertandingkan membuat kompetisi berlangsung ketat sejak pembukaan.
Prestasi Mataram di festival ini menjadi energi baru menjelang persiapan ke tingkat nasional. Kontingen terbaik akan bertarung pada ajang nasional di Kota Bogor pada 4–7 Desember 2025.
Sinta menutup sambutannya dengan ajakan kepada para juara untuk mempersiapkan diri secara maksimal. “Kepada para juara yang akan mewakili NTB di tingkat nasional, persiapkan diri dengan baik,” katanya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin