LombokPost – Kabar baik bagi warga Kota Mataram, khususnya di wilayah pesisir. Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Ampenan Utara dipastikan segera dibangun. Proyek yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan ini telah mengantongi kepastian terkait ketersediaan lahan dan pelaksana pembangunan.
Lahan 10 Are Disiapkan Pemkot Mataram
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Mataram, Jimmy Nelwan, mengonfirmasi bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram telah mengalokasikan lahan seluas 10 are untuk proyek percontohan ini.
"Lokasi sudah ada, lahan milik kota seluas 10 are disiapkan khusus untuk KMP di Ampenan Utara," ujar Jimmy.
Meskipun masih menunggu regulasi detail dari pemerintah pusat terkait pemanfaatan lahan di bawah 10 are, Pemkot Mataram memilih untuk bergerak cepat menyiapkan rencana anggaran dan lokasi agar program ini segera terealisasi.
Kolaborasi dengan PT Agrinas dan TNI
Pembangunan fisik gedung KDKMP akan melibatkan sinergi antara pihak swasta dan militer. Jimmy menjelaskan bahwa PT Agrinas bertindak sebagai penyedia dana yang akan diserahkan kepada TNI sebagai pelaksana pembangunan di lapangan.
Target Rampung:
* Target Penyelesaian: Januari 2026.
* Fasilitas Gedung: Kantor koperasi, gerai/toko retail, dan gudang penyimpanan logistik sembako.
Fokus Usaha: Sembako hingga Kebutuhan Nelayan
Sebagai koperasi kelurahan, KDKMP Ampenan Utara dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik masyarakat lokal. Berikut adalah beberapa poin utama operasionalnya:
* Distribusi Sembako: Bekerja sama dengan Bulog untuk menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau.
* Sektor Farmasi: Menyediakan akses obat-obatan bagi warga sekitar.
* Kebutuhan Nelayan: Mengingat letak geografis Ampenan Utara yang berada di pesisir, koperasi ini juga akan menyuplai alat penangkapan ikan dan kebutuhan logistik nelayan.
"Usaha sudah ditentukan dan sudah berbadan hukum. Fokus utamanya adalah memutar roda perekonomian kelurahan sesuai karakteristik wilayah pesisir," tambah Jimmy.
Terkait rencana pembangunan unit serupa di 49 kelurahan lain di Kota Mataram, Jimmy menyatakan bahwa pemerintah masih bersikap wait and see.
"Untuk 49 kelurahan lainnya belum ada kejelasan karena kami masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pusat. Namun, untuk satu koperasi di Ampenan Utara ini, semuanya sudah siap jalan," pungkasnya.
Dengan hadirnya KDKMP ini, diharapkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan dapat lebih mandiri dan kuat menghadapi fluktuasi harga pasar.
Editor : Marthadi