LombokPost — Kabar baik bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram resmi membuka layanan kemoterapi sebagai bagian dari penguatan layanan onkologi rujukan di wilayah Kota Mataram dan sekitarnya.
“Layanan ini ditangani langsung oleh tim dokter spesialis dan konsultan onkologi berpengalaman,” kata Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram dr. Hj Eka Nurhayati, Minggu (4/1).
Di samping itu, layanan ini terintegrasi dengan Poliklinik Onkologi RSUD H. Moh. Ruslan. Kehadiran layanan kemoterapi ini diharapkan mempermudah akses pengobatan kanker bagi masyarakat tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Pembukaan layanan kemoterapi merupakan komitmen rumah sakit daerah dalam memperluas cakupan pelayanan kesehatan rujukan yang bermutu dan berkesinambungan. “Layanan kemoterapi ini kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat NTB, khususnya Kota Mataram, agar pasien kanker bisa mendapatkan penanganan yang komprehensif, aman, dan terjangkau di daerah sendiri,” ujarnya.
Baca Juga: SBY Dituding Jadi Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat NTB Dukung Tempuh Jalur Hukum
Ia menegaskan, layanan kemoterapi tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi satu kesatuan dengan layanan konsultasi, diagnosis, dan pemantauan pasien yang dilakukan melalui Poliklinik Onkologi. Pasien akan melalui tahapan pemeriksaan yang ketat sebelum mendapatkan terapi.
“Setiap pasien akan kami evaluasi terlebih dahulu di Poli Onkologi. Prinsip kami adalah keselamatan pasien, sehingga kemoterapi diberikan sesuai indikasi medis dan standar pelayanan yang berlaku,” tegasnya.
Menurut dr. Eka, pembukaan layanan ini juga didukung kesiapan sumber daya manusia, baik dokter spesialis, perawat terlatih, maupun tenaga penunjang lainnya. Selain itu, sarana dan prasarana penunjang kemoterapi telah dipersiapkan sesuai standar keselamatan.
“Kami memastikan seluruh proses, mulai dari penyimpanan obat, pemberian terapi, hingga pemantauan pasca-kemoterapi dilakukan secara ketat dan profesional,” katanya.
Baca Juga: Siap Tarik Pajak Orang Kaya, Gratiskan Penitipan Anak dan Bus
Ia berharap dengan hadirnya layanan ini, angka keterlambatan pengobatan pasien kanker dapat ditekan. Selama ini, keterbatasan layanan kerap membuat pasien harus menunggu lama atau dirujuk ke luar daerah dengan biaya dan risiko tambahan.
“Dengan layanan ini, kami ingin pasien tidak lagi terbebani oleh jarak dan waktu. Pengobatan bisa lebih cepat, terkontrol, dan kualitas hidup pasien dapat lebih terjaga,” imbuhnya.
RSUD H. Moh. Ruslan juga mendorong masyarakat tidak ragu melakukan konsultasi sejak dini apabila mengalami keluhan yang mengarah pada penyakit kanker. Deteksi dan penanganan awal menjadi kunci keberhasilan terapi.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Poli Onkologi RSUD H. Moh. Ruslan. Semakin dini terdeteksi, semakin besar peluang keberhasilan pengobatan,” ucapnya.
Ke depan, pihak rumah sakit berkomitmen terus mengembangkan layanan onkologi secara bertahap, baik dari sisi fasilitas, teknologi, maupun kompetensi tenaga kesehatan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan kanker di daerah.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari penguatan layanan onkologi di RSUD H. Moh. Ruslan. Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik demi kesehatan dan keselamatan pasien,” pungkasnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin