Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Trans Bening Kota Mataram 2025: Siswa Padati Bus Gratis, Load Factor Nyaris Penuh!

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 12 Januari 2026 | 23:41 WIB
Driver Trans Bening membuka pintu mobil untuk menjemput anak sekolah, beberapa waktu lalu.
Driver Trans Bening membuka pintu mobil untuk menjemput anak sekolah, beberapa waktu lalu.


LombokPost - Data operasional dan grafik kinerja yang dirilis Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, layanan angkutan pelajar Trans Bening menunjukkan tingkat pemanfaatan yang relatif stabil sepanjang 2025. “Dalam satu bulan uji coba awal, jumlah penumpang naik-turun tercatat merata pada jam-jam sekolah, terutama pada rentang waktu pagi hari,” kata Kepala Dishub Kota Mataram Zulkarwin, Jumat (9/1). 

Data mencatat, pada Januari jumlah penumpang mencapai 1.902 orang, kemudian meningkat signifikan pada Februari menjadi 2.271 penumpang. 

“Angka ini mencerminkan respons awal masyarakat, khususnya pelajar, terhadap layanan transportasi gratis yang disiapkan pemerintah kota,” urainya.  

Secara kumulatif sepanjang 2025, jumlah penumpang Trans Bening per bulan berfluktuasi. Pada Maret tercatat 1.210 penumpang, April 1.829, Mei 1.905, dan Juni 1.111 penumpang. 

Baca Juga: Dari Bahan Baku Jawa, Mahdan Buat Sepatu Lokal Berkualitas Lombok

“Meski sempat turun pada masa libur dan jeda sekolah, grafik kembali menanjak pada bulan-bulan berikutnya,” terangnya. 

Puncak jumlah penumpang terjadi pada Agustus dan Oktober. “Pada Agustus tercatat 2.599 penumpang, sementara Oktober menjadi yang tertinggi dengan 2.604 penumpang,” terangnya. 

November masih berada di angka tinggi, yakni 2.425 penumpang. Sebelum kembali turun pada Desember menjadi 1.424 penumpang.

Dari sisi load factor, hampir seluruh bulan berada di kisaran 0,82 hingga 1,03. Nilai tertinggi terjadi pada Februari dengan load factor 1,03, menandakan tingkat keterisian armada yang optimal, bahkan mendekati penuh pada jam-jam tertentu.

Menurut Zulkarwin, capaian tersebut sebagai indikator positif bagi layanan angkutan pelajar. “Data ini menunjukkan Trans Bening benar-benar dimanfaatkan oleh pelajar. Load factor yang mendekati satu artinya armada berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dikatakan, capaian ini sekaligus membuktikan kebijakan transportasi gratis bagi pelajar mampu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. “Tujuan kami seperti di awal menekan kemacetan dan membangun kebiasaan menggunakan angkutan umum sejak dini,” katanya.

Ia menambahkan, jam operasional pagi hari, khususnya antara pukul 06.30 hingga 07.00, menjadi waktu dengan tingkat keterisian tertinggi. “Itu jam berangkat sekolah. Di situlah Trans Bening paling terasa manfaatnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Mataram Agus Sunandar menjelaskan fluktuasi penumpang sangat dipengaruhi kalender akademik. “Penurunan di Juni dan Desember itu bertepatan dengan masa libur sekolah. Secara tren, grafiknya tetap sehat,” jelasnya.

Agus menyebut, dengan load factor rata-rata di atas 0,9, Trans Bening sudah melampaui ekspektasi awal. “Untuk layanan angkutan pelajar, angka ini tergolong baik. Artinya armada tidak berjalan kosong dan efisiensi operasional terjaga,” katanya.

Ke depan, Dishub akan melakukan evaluasi rute dan jadwal berdasarkan data tersebut. “Kami akan sesuaikan jam operasi dan sebaran armada agar lebih tepat sasaran, terutama di bulan-bulan dengan penumpang tinggi seperti Agustus dan Oktober,” ujarnya. 

Ia menegaskan, data kinerja 2025 ini akan menjadi dasar pengambilan kebijakan lanjutan. “Angka-angka ini menjadi bukti layanan ini,” pungkasnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kota Mataram #Angkutan Pelajar #Trans Bening #transportasi gratis #load factor