Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Koperasi Merah Putih Mulai Dibangun di Babakan, Progresnya Sudah Masuk Tahap Fondasi

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 26 Januari 2026 | 10:03 WIB

Lurah Babakan Muhammad Agus bersama aparat dari TNI saat turun meninjau lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih.
Lurah Babakan Muhammad Agus bersama aparat dari TNI saat turun meninjau lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih.

LombokPost
 — Pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, resmi memasuki tahap awal konstruksi. Saat ini, pekerjaan sudah berada pada fase penggalian fondasi di atas lahan milik Pemerintah Kota Mataram seluas sekitar 10 are.

Lurah Babakan Muhammad Agus menyampaikan, lokasi pembangunan KMP tersebut sebelumnya telah melalui proses pengecekan lapangan bersama unsur Forkopimda dan Wali Kota Mataram. Di Kecamatan Sandubaya sendiri, terdapat tiga kelurahan yang telah ditinjau sebagai lokasi pembangunan KMP, yakni Kelurahan Babakan, Selagalas, dan Mandalika.

“Untuk Babakan, lahannya merupakan aset Pemkot. Posisi lahannya strategis, dekat dengan kawasan permukiman dan akses jalan, sehingga dinilai sesuai dengan juklak/juknis pembangunan KMP,” ujarnya, Minggu (25/1). 

Ia menjelaskan, tidak semua lahan aset pemerintah kota dapat digunakan karena harus memenuhi kriteria teknis tertentu, termasuk kedekatan dengan akses transportasi dan aktivitas masyarakat. Lahan di Babakan dinilai memenuhi kriteria tersebut.

Proses pembangunan dikoordinir langsung oleh Kodim 1606/Mataram. Setelah penggalian fondasi, pekerjaan fisik akan langsung berlanjut tanpa jeda.

“Progresnya sudah berjalan. Insya Allah, kalau sesuai perencanaan, sekitar dua bulan ke depan bangunan sudah selesai,” ujarnya. 

Secara desain, bangunan KMP di Babakan dirancang menyerupai gerai ritel modern seperti minimarket, dengan tampilan yang representatif dan fungsional. Terkait rencana usaha, Agus mengungkapkan KMP akan mengembangkan bidang usaha yang menyesuaikan dengan karakteristik kegiatan ekonomi masyarakat setempat. 

Salah satu yang menjadi prioritas adalah penyediaan bahan baku, khususnya tepung roti, untuk mendukung pelaku UMKM pembuat roti dan kue di Babakan. “Kegiatan masyarakat kami banyak di sektor UMKM pangan. Jadi koperasi ini nanti diarahkan untuk menyiapkan bahan baku, supaya rantai pasoknya lebih kuat,” jelasnya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap produk roti dari UMKM Babakan juga dinilai menjadi faktor pendorong penting. “UMKM merasa bersyukur karena produknya terserap oleh program MBG. Sekarang dengan hadirnya Koperasi Merah Putih yang menyiapkan bahan baku, ini menjadi ekosistem yang saling terhubung,” tambahnya.

Struktur pengawasan KMP Babakan melibatkan unsur kelurahan dan tokoh masyarakat. Lurah Babakan menyebutkan, dirinya bersama dua orang perwakilan masyarakat ditetapkan sebagai pengawas koperasi.

Untuk modal awal, sejauh ini masih bersumber dari iuran anggota koperasi. Suntikan pembiayaan dari bank Himbara belum masuk karena masih menunggu tahapan selanjutnya.

“Yang penting koperasi bisa berjalan dulu. Nanti sambil berproses kita lengkapi tahapan-tahapan berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga: Kepercayaan Investor Melejit, 7 Proyek Baru Resmi Masuk ke IKN

Keberadaan lahan aset Pemkot di Babakan disebut sebagai keuntungan tersendiri dibanding sejumlah kelurahan lain yang masih kesulitan mencari lahan. “Kami bersyukur Babakan punya aset yang bisa digunakan,” katanya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#pembangunan koperasi #Ekonomi Kerakyatan #UMKM Babakan #KOPERASI MERAH PUTIH #KMP Babakan