LombokPost – Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat penataan bangunan dan lingkungan permukiman di sejumlah wilayah kota di tahun 2026 ini. Melalui Bidang Cipta Karya, pekerjaan finishing Aula Kantor Lurah Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, serta pembangunan gapura di Lingkungan Montong Are, Kelurahan Mandalika, kini telah rampung dikerjakan.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Lale Widiahning mengatakan, penyelesaian dua pembangunan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah memperkuat kualitas fasilitas lingkungan dan wajah kawasan permukiman masyarakat. “Pembangunan seperti ini memang diarahkan untuk memperkuat fungsi fasilitas publik, juga memperindah kawasan lingkungan agar lebih tertata dan nyaman,” ujarnya, Selasa (19/5).
Ia menjelaskan, Aula Kantor Lurah Cilinaya kini telah selesai difinishing dan siap dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pelayanan pemerintahan maupun kegiatan masyarakat di tingkat kelurahan. Bangunan aula tampil lebih representatif dengan penataan interior yang lebih rapi dan modern.
“Ruangan yang luas dan nyaman diharapkan mampu menunjang berbagai agenda pelayanan publik, musyawarah warga, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan,” paparnya.
Menurut Lale, peningkatan kualitas fasilitas pemerintahan di tingkat lingkungan menjadi penting. Kantor kelurahan merupakan titik pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat setiap hari.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan fasilitas pelayanan yang lebih baik dan nyaman. Karena itu kualitas bangunan dan lingkungannya juga harus terus ditingkatkan,” katanya.
Selain itu, pembangunan gapura di Lingkungan Montong Are juga telah selesai dan mulai memperkuat identitas kawasan permukiman setempat. Gapura tersebut dibangun sebagai bagian dari program penataan bangunan dan lingkungan yang selama ini terus dilakukan bertahap di Kota Mataram.
Dengan desain yang lebih tertata dan mencolok di pintu masuk kawasan, keberadaan gapura dinilai mampu memperkuat estetika lingkungan. Sekaligus menjadi penanda kawasan masyarakat.
“Penataan lingkungan seperti ini penting untuk membangun wajah kota yang lebih rapi, indah, dan memiliki karakter lingkungan yang kuat,” ujar Lale.
Baca Juga: Ditunjuk Jadi Pilot Project Nasional, Kota Mataram Siapkan Skema Bansos Digital Bebas Gaptek!
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Mataram LM Zuhri Muslim mengatakan, kedua pekerjaan tersebut telah diselesaikan sesuai tahapan pelaksanaan dan kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. “Finishing aula sudah rampung dan bangunan siap digunakan untuk kegiatan pelayanan maupun aktivitas masyarakat. Begitu juga gapura lingkungan di Montong Are yang sudah selesai dibangun,” katanya.
Menurut Zuhri, pembangunan skala lingkungan seperti itu memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan masyarakat dan kualitas visual kawasan perkotaan. Karena itu, penataan bangunan dan lingkungan akan terus dilakukan bertahap di sejumlah titik lain sesuai kebutuhan kawasan.
“Kami ingin pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan besar, tetapi juga menyentuh lingkungan masyarakat agar wajah kota semakin tertata secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia menambahkan, program penataan lingkungan akan terus diarahkan mendukung terciptanya kawasan permukiman yang lebih nyaman, estetis, dan layak huni. “Harapannya masyarakat bisa merasakan langsung manfaat pembangunan yang dilakukan pemerintah, baik dari sisi fungsi maupun kenyamanan lingkungannya,” tutupnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin