Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kurbankan 22 Ekor Sapi dan 46 Ekor Kambing, Warga Bumi Pagutan Permai Jaga Semangat Gotong Royong Kurban di Masjid Raudhatul Jannah

Hamdani Wathoni • Rabu, 27 Mei 2026 | 15:05 WIB
SEMANGAT KEBERSAMAAN: Panitia kurban, takmir dan remaja Masjid Raudhatul Jannah bergotong royong menyiapkan daging kurban di halaman Masjid Raudhatul Jannah di Perumahan Bumi Pagutan Permai, Mataram, Rabu (27/5).  (Toni/Lombok Post)
SEMANGAT KEBERSAMAAN: Panitia kurban, takmir dan remaja Masjid Raudhatul Jannah bergotong royong menyiapkan daging kurban di halaman Masjid Raudhatul Jannah di Perumahan Bumi Pagutan Permai, Mataram, Rabu (27/5). (Toni/Lombok Post)

LombokPost — Gema takbir Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 di kawasan perumahan Bumi Pagutan Permai (BPP), Kota Mataram, disambut dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan yang luar biasa.

Bertempat di halaman Masjid Raudhatul Jannah, ratusan warga dari berbagai elemen usia berkumpul sejak pagi hari pascashalat Id untuk melaksanakan pemotongan hewan kurban.

Prosesi tahunan ini kembali menegaskan kokohnya semangat gotong royong yang telah mengakar puluhan tahun di lingkungan tersebut.

"​Pada tahun ini, Panitia Kurban Masjid Raudhatul Jannah mencatat jumlah hewan kurban sebanyak 22 ekor sapi dan 46 ekor kambing," jeas Ketua Panitia Kurban H Abdul Salam.

Baca Juga: Hadiri Salat Ied di LEM, Sekda Lalu Alwan Basri Ajak Warga Mataram Rawat Semangat Berbagi

Dia mengungkapkan, hewan kurban ini berasal dari jemaah masjid serta warga masyarakat di lingkungan Bumi Pagutan Permai dan sekitarnya.

​"Alhamdulillah, pengurban kita tahun ini didominasi oleh warga BPP, namun ada juga yang berasal dari wilayah sekitar luar perumahan," imbuhnya di sela-sela kesibukannya memantau pemotongan.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memfasilitasi jemaah dalam menunaikan ibadah kurban, sekaligus memotong dan mendistribusikan dagingnya secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

​Menariknya, kepercayaan masyarakat luar terhadap pengelolaan kurban di Masjid Raudhatul Jannah semakin meluas. Abdul Salam membeberkan bahwa dari 22 ekor sapi yang disembelih, dua ekor di antaranya merupakan kiriman dari warga yang berdomisili di Jakarta.

Bahkan, ada pula pekurban dari wilayah Lombok Barat, seperti Kekeri, yang sengaja menyalurkan kurbannya ke masjid ini setelah tertarik melihat informasi melalui baliho yang dipasang panitia.

​"Ada trust (kepercayaan) yang luar biasa dari masyarakat luar. Ini adalah amanah mahal yang harus terus kami jaga," tambahnya.

Baca Juga: Rayakan Idul Adha, Warga Kelayu Potong 40 Ekor Sapi di Masjid Al-Umary

Ia juga mengenang bahwa sebelum pandemi Covid-14 melanda beberapa tahun silam, jumlah sapi yang dikurbankan bahkan sempat mencapai 40 ekor. Meski sempat menurun akibat dampak ekonomi pandemi, saat ini trennya perlahan mulai stabil dan kembali merangkak naik.

​Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Raudhatul Jannah, H. Ady Mauludin menekankan, kegiatan ini bukan sekadar ritual ibadah vertikal, melainkan momentum penguat ikatan sosial antarwarga. Semangat gotong royong ini diklaimnya telah berjalan konsisten selama lebih dari 20 tahun, tepatnya sejak tahun 1995.

​"Panitia kurban ini sebenarnya hanya formalitas struktur saja. Eksistensi dan aksi nyata di lapangan murni digerakkan oleh kesadaran warga sendiri. Tanpa perlu dikomando secara kaku, mereka langsung datang membawa semangat kekeluargaan untuk membantu proses pemotongan, menguliti, mencacah tulang, hingga membungkus paket daging," jelas H. Ady Mauludin.

​Takmir masjid juga melakukan langkah strategis demi menjaga keberlanjutan semangat ini dengan melibatkan generasi muda secara aktif, termasuk para remaja masjid yang masuk dalam kategori Gen Z. Menurut H. Ady, regenerasi adalah kunci agar tradisi mulia ini tidak terputus. 

Baca Juga: Festival Gema Takbir Anak-Anak di Dasan Tapen Meriah, Wisatawan Prancis Ikut Menyaksikan

"Kami sadar suatu saat generasi kami akan beristirahat. Oleh karena itu, para remaja masjid sengaja kami libatkan langsung dalam kepanitiaan agar mereka siap meneruskan tongkat estafet ini di masa depan," pungkasnya.

​Seluruh paket daging kurban ini diprioritaskan untuk didistribusikan kepada warga BPP (Ring 1 dan Ring 2), kelompok anak yatim piatu, kaum duafa, serta masyarakat luas yang mengajukan permohonan bantuan. Proses pendistribusian ditargetkan rampung sepenuhnya pada sore hari.

 

Editor : Kimda Farida
#Idul Adha 1447 H #kurban #Pagutan #berbagi #Lombok