Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mataram Aktifkan Jam Malam, Lampu Jalan Dipadamkan

Administrator • Minggu, 12 Juli 2020 | 23:41 WIB
Sempat Nyala : Suasana jalan Airlangga Mataram menuju perempatan Bank Indonesia, Kota Mataram, Selasa  (21/4) dini hari.
Sempat Nyala : Suasana jalan Airlangga Mataram menuju perempatan Bank Indonesia, Kota Mataram, Selasa (21/4) dini hari.
MATARAM-Pemkot Mataram kembali menerapkan aturan jam malam. Warga dilarang berkumpul di ruang publik di atas jam 10 malam. ”Sudah kita berlakukan lagi mulai pertengahan minggu ini,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Pembatasan waktu keluar rumah bagi warga kota, bukan sekali ini diterapkan. Ketika penyebaran virus mulai terjadi di Kota Mataram, pertengahan Maret lalu, pemkot langsung mengeluarkan kebijakan aturan jam malam. Dari pukul 22.00 Wita hingga 06.00 Wita.

Lampu jalan dimatikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Begitu juga penerangan di taman-taman kota. Selain itu, aktivitas pertokoan, restoran, hingga tempat hiburan diminta untuk tidak buka melebihi jam 10 malam.

Setelah berjalan sekitar dua bulan, pemkot melonggarkan aturan jam malam. Salah satunya dengan kembali menyalakan penerang jalan umum. Di jalur-jalur protokol.

Pertengahan pekan ini, aturan jam malam kembali diberlakukan Pemkot Mataram. Lampu-lampu di jalan protokol mulai dimatikan dari pukul 22.00 Wita. Pembatasan aktivitas juga diberlakukan untuk rumah makan, tempat hiburan, serta pertokoan.

Kata Ahyar, upaya ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid. Ia berharap masyarakat bisa memahami. Mematuhi soal kebijakan jam malam. ”Kita sama-sama, supaya pencegahan covid bisa lebih masif,” ujarnya.

Selama transisi kenormalan baru, aktivitas warga kota mulai meningkat. Ruang-ruang publik kembali dipadati masyarakat. Tempat nongkrong dan kafe juga ramai dikunjungi.

Di sisi lain, terjadi peningkatan kasus positif covid. Yang dari analisa Pemkot Mataram, tren penularan kasus banyak terjadi di ruang publik. Juga wilayah perkantoran swasta. ”Positif yang baru-baru ini, kebanyakan tanpa gejala. Kita curigai transmisinya di ruang publik,” ucap Ahyar.

Untuk itu, diberlakukan kembali kebijakan jam malam. Pengawasannya dilakukan Satpol PP Kota Mataram. Dengan dibantu jajaran TNI Polri. Kata Ahyar, petugas gabungan sudah turun untuk melakukan sosialisasi kembali. Sekaligus penertiban apabila terjadi pelanggaran.

”Kita harapkan bisa dipatuhi demi kebaikan bersama,” kata Ahyar.

Sementara itu, juru bicara penanganan covid Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa mengatakan, kampanye pencegahan covid terus dilakukan secara masif. Agar masyarakat tidak terlena dengan adanya pelonggaran. Penerapan new normal di daerah lain.

Bahkan, kemarin Pemkot Mataram kembali mengeluarkan surat edaran. Khusus kepada pengusaha dan OPD pengelola fasilitas umum.

Edaran itu terkait larangan warga mengunjungi tempat umum atau pusat perbelanjaan jika tidak pakai masker. “Kalau ke pasar modern akan dilarang  jika tak pakai masker,” kata Nyoman.

Kemarin, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram melakukan rapat bersama wali Kota Mataram. Bergesernya penyebaran Korona membuat pemkot mengintensifkan pencegahan di tempat-tempat publik. “Ada pos-pos jaga juga kita buat di pasar tradisional dan tempat umum lainnya,” ucapnya.

Langkah pemkot menertibkan tempat umum akan dimulai dari Car Free Day (CFD). Secara aturan kata dia, CFD belum dibuka. Namun masyarakat sudah mulai berkumpul setiap Minggu pagi di Taman Udayana. “Ini akan kita tertibkan,” tegas dia.

Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram akan berjaga-jaga mengawasi warga dalam menerapkan protokol kesehatan di fasilitas publik. “Orangnya yang kita jaga. Kalau tempatnya sudah menyiapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Sementara Kepala BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor mengatakan, masyarakat sudah mulai menormalkan diri. Namun, pihaknya akan tetap mengawasi secara ketat. “Sekarang kita fokuskan ke tempat-tempat publik,” kata Fuddin. (dit/jay/r3) Editor : Administrator
#Jam Malam #lampu jalan #Mataram