Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sudah Direvitalisasi, MCC Jangan Mati Suri Lagi

Administrator • Sabtu, 13 Maret 2021 | 15:34 WIB
SUDAH DIREVITALISASI: MCC diyakini bakal menggeliat kembali setelah pengelolaannya diserahkan kepada Asosiasi Pearl Lombok tahun ini. (Ivan/Lombok Post)
SUDAH DIREVITALISASI: MCC diyakini bakal menggeliat kembali setelah pengelolaannya diserahkan kepada Asosiasi Pearl Lombok tahun ini. (Ivan/Lombok Post)
MATARAM-Pusat kerajinan emas dan mutiara Mataram Craft Center (MCC) telah direvitalisasi tahun lalu. Tahun ini, MCC diyakini akan menggeliat kembali setelah pengelolaannya dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

"Pemerintah sekarang bekerja sama dengan asosiasi mutiara. Mereka sangat tertarik memanfaatkan ini (MCC) jadi sekarang kita biarkan mereka mengelola," kata Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman kepada Lombok Post usai meninjau MCC yang telah direvitalisasi, Jumat (12/3/2021).

Di tangan Asosiasi Pearl Lombok yang memang bergerak di bidang usaha kerajinan emas dan mutiara, MCC diyakini akan menggeliat kembali. Tidak lagi mati suri atau mubazir seperti sebelumnya.

Terlebih setelah direvitalisasi, MCC yang persis berada di perempatan samping Kantor Lurah Pagesangan ini telah dilengkapi mini teater dan fasilitas lainnya. "Kami berharap (MCC) akan berkembang dengan inovasi yang akan dilakukan pengelola dari asosiasi," harap mantan anggota DPRD Kota Mataram empat periode itu.

Sementara Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Mataram I Gusti Ayu Yuliani menjelaskan jika anggaran revitalisasi MCC sebesar Rp 1 miliar 50 juta. Bersumber dari DAK tahun 2020 lalu.

"Memang di masa lalu kondisi MCC seperti itu (kurang dimaksimalkan). Tapi kita harus menatap ke depan dan menutup lembaran dulu," ucapnya.

Kini, MCC diyakini akan menjadi salah satu pusat kerajinan emas dan mutiara yang akan menggeliatkan perekonomian Kota Mataram. Terlebih fasilitasnya perlahan mulai lengkap ditambah pengelolaannya dilakukan asosiasi.

"Kami sudah siapkan ruang lobi dilengkapi dengan mini teater. Nantinya, pengunjung MCC akan dipertontonkan bagaimana proses budidaya mutiara. Kemudian mereka juga bisa melihat proses produksi langsung di MCC," paparnya.

Setelah itu, pengunjung bisa membeli di masing-masing showroom yang tersedia. "Kami juga siapkan ruang VIP bagi tamu yang mau meeting dan foodcourt bagi tamu luar daerah yang mau mencicipi kuliner khas Mataram," sambungnya.

Tahun ini, MCC juga bakal diguyur anggaran Rp 1,1 miliar. Untuk dilengkapi dengan sarana prasarana seperti mesin pendingin AC, karpet, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnnya.

Ketua Asosiasi Pearl Lombok H Fauzi mengaku pihaknya akan memaksimalkan keberadaan MCC. Caranya dengan mengagendakan setiap kegiatan internal Asosiasi dipusatkan di MCC. Dengan demikian, geliat MCC akan ramai dan selalu dikunjungi warga.

"Ada 120 UMKM pengusaha kerajinan emas dan mutiara yang menjadi anggota kami, " ungkapnya.

Keberadaan anggota inilah yang akan dimaksimalkan untuk menggelar berbagai event di MCC yang akan menarik kunjungan tamu. Tidak hanya melibatkan anggota, Asosiasi Pearl Lombok juga berjanji akan merangkul sekitar 400 perajin emas dan mutiara yang ada di Kota Mataram. Mereka akan ambil bagian menggeliatkan perekonomian kota yang terpuruk akibat pandemi Korona. (ton/r3) Editor : Administrator
#MCC #Mataram #mutiara #kerajinan