Pintu masuk kota di sepanjang jalur Bypass Menara Tembolak hingga Menara Mataram Metro mulai ditata. “Ya, kami menindaklanjuti itu (pertemuan gubernur dan wali kota) kami akan segera membangun bertahap landscape dulu,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram H Kemal Islam kepada Lombok Post ditemui di lokasi Bundaran Mataram Metro, kemarin (17/1).
Landscape untuk penataan bunga akan dibuat seperti konsep taman di Karang Jangkong. Bunga rendah dengan ketinggian sekitar 80 sentimeter akan mengelilingi bundaran Mataram Metro. Sehingga kesan taman hijau dengan menara puncak ornament mutiara akan menyambut tamu kalangan penonton MotoGP yang menginap di Kota Mataram.
Pembiayaan landscape ini bersumber dari APBD Kota Mataram. “Alokasi anggarannya di Dinas PUPR sekitar Rp 450 juta,” terang Kemal.
Setelah perhelatan MotoGP, penataan pintu masuk Kota Mataram akan dilanjutkan dengan pembangunan air mancur di Bundaran Mataram Metro. Sesuai dengan konsep perencanaan awal. “Air mancurnya belakangan karena anggarannya itu cukup besar sekitar Rp 600-700 juta,” jelasnya.
Ditanya mengenai pembangunan landscape apakah bisa selesai sebelum MotoGP, Kemal merasa optimis. “Bisalah, yang penting ada kemauan untuk bekerja. Ini saja sekitar 300 pot dipindah ke pinggir jalan dan dicat warna putih. Mulai dari menara Tembolaq nanti sampai Udayana. Sehingga jalan kota akan dipenuhi bunga,” ucap Kemal.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Miftahurrahman mengatakan untuk tahap awal dibangun landscape terebih dulu. Itu bakal dikebut untuk mempercantik wajah Kota Mataram sebelum perhelatan MotoGP.
“Sedang kami matangkan desainnya. Mana yang bisa dieksekusi dulu kita siapkan,” jelasnya.
Sementara terkait rencana pembangunan air mancur, Pemkot Mataram akan melihat perubahan desainnya. Untuk pembiayaan pembangunan air mancur masih belum bisa dipastikan. Apakah bisa atau tidak dianggarkan di APBD perubahan nanti. (ton/r3) Editor : Administrator