“Bahkan banyak peserta datang dari luar daerah seperti Pulau Jawa hingga Bali. Kami berikan piala wali kota disertai dana pembinaan untuk juara,” kata Ketua Panitia HUT Kota Mataram Jemmy Nelwan, Minggu (21/8).
Lomba tamiya juga dipilih karena di beberapa daerah, lomba ini bahkan digelar dalam bentuk kejuaraan nasional hingga internasional. Kegiatan kejuaraan tamiya ini juga pernah diadakan oleh Ikata Motor Indonesia (IMI). Sehingga ajang ini cukup menarik digelar di Kota Mataram.
Lomba tamiya yang digelar Pemkot Mataram di Panggung Harum Taman Sangkarean cukup ramai. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Mataram tetapi dari berbagai daerah.
Agung, salah satu peserta dari Bali mengaku sengaja datang ke Mataram hanya untuk mengikuti kegiatan ini. “Dapat info dari grup media sosial komunitas. HUT Kota Mataram pemerintah mengadakan kegiatan ini. Makanya saya antusias datang karena senang ada pemerintah daerah yang memfasilitasi para penghobi tamiya,” tuturnya.
Baginya, hadiah juara bukanlah hal yang terpenting. Namun lebih kepada menyalurkan hobi yang memang sudah ditekuninya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Kini meski ia sudah dewasa dan bekerja, hobi ini menurutnya masih mengasikkan. Apalagi ia bisa bertemu dan silaturahmi dengan sejumlah pehobi tamiya lainnya di beberapa daerah seperti Kota Mataram.
“Terima kasih untuk pemerinta Kota Mataram yang telah memfasilitasi kami. Semoga Kota Mataram lebih jaya dan maju,” ucapnya.
Selain Agung, ada juga Viki dari Banyuwangi, Jawa Timur. Menurutnya kegiatan ini akan menjadi wadah positif bagi para pencinta mobil balap mini 4WD atau yang lebih dikenal dengan tamiya tersebut. (ton/r3) Editor : Administrator