“Tingkat kehadiran ASN hari pertama masuk kerja sekitar 98 persen, kalau data pastinya kita tunggu laporan dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing,” kata Kepala Plt Sekda Kota Mataram Hj Baiq Evi Ganevia, kemarin.
Dari total 5.002 ASN di lingkup Pemkot Mataram, kehadiran ASN pada hari pertama masuk kerja angka pastinya belum ada. Pasalnya, Evi belum menerima laporan dari masing-masing kepala OPD. “Siang (Kemarin,Red) baru kita tahu datanya,” ucapnya.
Pantauan koran ini, para ASN yang masuk kerja hari pertama di Kantor Wali kota Mataram tidak seperti biasanya. Lebih sedikit. Seperti di Bagian Umum nampak sejumlah honorer dan siswa yang melakukan praktik kerja lapangan (PKL) yang terlihat di ruangan. “Ada yang cuti, tapi tidak banyak,” kata Evi, sapaan karibnya.
Dijelaskan, setiap ASN dibolehkan mengambil cuti. Dalam setiap OPD para ASN yang cuti tidak boleh lebih dari 5 persen. “Untuk cuti tambahan belum ada yang mengajukan,” tutur Evi.
Dia akan memberikan sanksi bagi ASN yang menambah libur tanpa ada keterangan. Sanksi yang akan diberikan sesuai dengan pelanggaran berapa hari ASN tersebut tidak masuk.
Dia menyebutkan, dalam surat edaran, OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus tetap memberikan pelayanan kepada masyatakat. Seperti rumah sakit, puskesmas, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) harus tetap buka untuk melayani masyarakat. “Pada hari libur kemarin Puskesmas tetap buka. Pegawai sif-sifan masuk. Tidak ada libur total,” pungkasnya.
Sekretaris Dukcapil Kota Mataram Lalu Ahmad Gunadi mengatakan, pada hari pertama masuk kerja banyak warga yang membuat administrasi kependudukan. Baik itu yang membuat kartu tanda penduduk (KTP) maupun administrasi kepandudukan lainnya. “Alhamdulillah kita tetap melayani pembuatan administrasi kependudukan,” tuturnya.
Tak hanya pada hari pertama masuk kerja lanjut dia, namun sebelum libur dan cuti bersama pihaknya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk pembuatan administrasi kependudukan.
“Sebelum libur kita tetap buka untuk melayani warga yang akan membuat administrasi kependudukan,” pungkasnya. (jay/r3) Editor : Administrator