”Saat ini saja sudah ada beberapa hotel yang sudah dipesan. Kami targetkan 4.000 kamar bisa terisi,” kata Kepala Dispar Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi, kemarin (8/9).
Kamar hotel yang sudah dipesan itu terdapat di hotel-hotel berbintang. Dari laporan yang sudah memesan banyak dari kalangan BUMN dan Event Organizer. ”Kami yakin hotel di Mataram pun bakal terkena dampak dari perhelatan event itu,” kata dia.
Sejauh ini, dia belum mengupdate jumlah kamar yang sudah dibooking untuk perhelatan MotoGP. Karena, perlu konfirmasi ke pihak hotel. ”Data sementara ribuan kamar yang sudah dipesan. Kalau hitungan persentasenya sudah ada 65 persenan-lah yang sudah dipesan,” ujarnya.
Harga hotel jelang MotoGP dipastikan meningkat. Namun, Pemprov NTB sudah mengeluarkan standar harga hotel. ”Itu kan sudah standar harga yang dikeluarkan Gubernur NTB. Nanti kita juga turut mengawasi,” kata dia.
Hal yang terpenting saat ini adalah bagaimana cara menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Mataram. Tujuannya agar para tamu MotoGP dapat aman dan nyaman menginap di Kota Mataram. “Harus kita berikan kesan positif bagi para penonton MotoGP,” ujarnya. (arl/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post