Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

LAZ DASI NTB dan Roti Mokoh Khitan 127 Anak di Lombok

Halil E.D.C • Jumat, 17 November 2023 | 09:35 WIB

 

Owner Roti Mokoh Yetty Muryani bersama suami Budi Prestiawan saat menyerahkan bingkisan kepada peserta khitanan ceria.
Owner Roti Mokoh Yetty Muryani bersama suami Budi Prestiawan saat menyerahkan bingkisan kepada peserta khitanan ceria.

LombokPost - Lembaga Amil Zakat Dompet Amal dan Shadaqah Ibnu Abbas (LAZ DASI) NTB dan Roti Mokoh menggelar khitanan ceria. Program khitanan gratis tersebut diikuti 127 anak yang tersebar di kabupaten/kota di Pulau Lombok.

Ketua Bidang Program dan Pemberdayaan LAZ DASI NTB Indra mengatakan, Roti Mokoh sebagai perusahaan yang menghasilkan makanan cepat saji berupa roti, selama ini sering berkolaborasi dengan LAZ DASI NTB dalam kegiatan sosial.

Kesuksesan Roti Mokoh yang berhasil membuka sejumlah gerai di NTB ikut dirasakan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan. “Roti Mokoh sering menggandeng LAZ DASI NTB untuk melaksanakan kegiatan yang berorientasi kebaikan kepada masyarakat,” katanya.

Kegiatan sosial berupa khitanan kali ini dipusatkan di beberapa lokasi. Antara lain di Lombok Utara diikuti 21 anak, Lombok Timur 12 anak, Lombok Tengah 28 anak, Kota Mataram 53 anak, dan Lombok Barat 13 anak.

Menurut Indra, khitanan merupakan salah satu program unggulan LAZ DASI NTB di bidang kesehatan. Tujuannya memudahkan keluarga penerima manfaat dalam melakukan khitan anak.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk menyalurkan infaq yang dibagikan donatur. Sehingga, bantuan yang diberikan menjadi berkah dan bermanfaat.

“Ke depan diharapkan kegiatan yang sama dilakukan di Pulau Sumbawa,” katanya.

Ditambahkan, khitanan ceria dilakukan dengan melibatkan para mitra di berbagai wilayah. Teknik tersebut dinilai cukup efektif untuk mendapatkan data terbaik. Sehingga penyebarannya semakin massif dan tepat sasaran.

Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh orang tua yang kekurangan biaya untuk mengkhitan anaknya. Selain dikhitan, anak-anak juga diberikan hadiah.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program ini. Masyarakat kami merasa sangat dimudahkan. Anak-anak juga senang mendapatkan bingkisan,” kata salah satu orang tua anak yang dikhitan. (lil)

Editor : Haliludin