Salah satu siswa, Gusti Lanang mengungkapkan kesenangannya bisa berkreasi dan berinovasi terhadap kendaraan listrik.
Gusti Lanang bersama teman-temannya terlibat secara penuh dalam rangkaian program pelatihan konversi bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), mengonversi motor BBM menjadi motor listrik.
"Lewat bengkel konversi ini saya harap semua siswa SMK 3 Mataram bisa mengikuti kegiatan yang ada di bengkel dan mendapatkan pengalaman. Kami senang bisa berinovasi dan berkreasi terhadap motor listrik," ucap Gusti Lanang.
Gusti Lanang bersama teman-temannya di SMKN 3 Mataram berharap dengan adanya bengkel listrik ia dapat berkontribusi lebih dalam mengonversi kendaraan dan dalam melayani masyarakat terkait penggunaan dan perawatan motor konversi.
"Kami berharap selalu dilibatkan dalam tiap program konversi," kata Gusti Lanang.
Sementara itu, guru SMKN 3 Mataram sekaligus pendamping dalam kegiatan konversi, M Rezal Jasin mengatakan kehadiran bengkel konversi tak lepas dari peran dan dukungan PT PLN (Persero) UIP Nusra yang getol memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru dan siswa terkait kendaraan listrik.
"Kami telah melaksanakan kegiatan konversi nasional dan berhasil mengonversi 34 unit motor yang melibatkan guru dan siswa. Pada saat pelaksanaan konversi beberapa siswa kami libatkan secara langsung. Dari proses tersebut mereka diberi bimbingan dan arahan sehingga mendapatkan pengalaman lebih terkait proses konversi," ujar Rezal.
Dia berharap bengkel konversi SMKN 3 Mataram dapat menjadi pusat pelatihan sekaligus sarana informasi terkait kendaraan listrik bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
"(Di bengkel ini) kita bisa berinovasi untuk menarik minat masyarakat sekitar terhadap kendaraan konversi. Selain itu, ke depannya akan kami laksanakan pelayanan servis, entah ada kerusakan dan sebagainya bisa menghubungi bengkel konversi SMKN 3 Mataram," kata Rezal.
General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra Abdul Nahwan mengatakan dengan lahirnya bengkel konversi resmi SMKN 3 Mataram semakin memacu geliat electric vehicle di Mataram dan NTB.
"PLN mempersiapkan tenaga ahli yang siap menyambut era kendaraan listrik. Tidak hanya di SMKN 3 Mataram, ada beberapa sekolah imbas, bahkan sampai ke NTT, yaitu SMK 1 Jonggat dan SMK Swasta Santo Aloysius di Ruteng, Kabupaten Manggarai," kata Nahwan. (*)
Editor : Marthadi