Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Data BKD dan SEG Tak Sinkron, Jumlah Tiket Gratis MXGP Ditutupi Penyelenggara

Suharli • Selasa, 30 Juli 2024 | 11:37 WIB
BERAKSI: Para pembalap MXGP terbang setelah jumping saat ballapan di Sirkuit Eks Bandara Selaparang, beberapa waktu lalu. (Ivan/Lombok Post)
BERAKSI: Para pembalap MXGP terbang setelah jumping saat ballapan di Sirkuit Eks Bandara Selaparang, beberapa waktu lalu. (Ivan/Lombok Post)

LombokPost--Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram sudah memanggil pelaksana event MXGP, PT Samota Enduro Gemilang (SEG).

Mereka meminta data dari penyelenggara event motocross tersebut atas pembayaran pajak hiburan.

”Sudah kita lakukan sandingan data. Ada perbedaan," kata Kabid Pelayanan, Penyuluhan, dan Penagihan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram Achmad Amrin.

Perbedaan pada laporan tersebut terletak pada PT SEG tidak mencantumkan data jumlah tiket yang digratiskan.

Pihak BKD sudah mempertajam data tersebut.

”PT SEG akan mengevaluasi data yang diserahkan ke kami,” terangnya.

Pihak PT SEG beralibi, jika tiket yang dibagikan itu diberikan secara gratis. Sehingga, menganggap tiket tersebut tidak perlu dimasukkan ke dalam pajak.

”Walaupun gratis, pihak penyelenggara tetap harus membayar pajaknya. Karena ditanggung penyelenggara. Nanti dilaporkan masuk ke kas daerah,” tegasnya.

PT SEG menyelenggarakan event tersebut tanpa melapor ke BKD berapa jumlah tiket yang dicetak dan yang masuk gratis.

”Alasannya tidak melapor karena tiket dicetak di luar daerah,” ujarnya.

Walaupun dicetak di luar daerah tetap harus melaporkan data tiketnya.

”Walaupun cetaknya di luar negeri pun harus tetap dilaporkan ke kami. Paling tidak ada penanggung jawab atas penyelenggaraan,” pintanya.

Baca Juga: Audit Kerugian Negara Mulai Dilakukan, Kasus Pengadaan Masker Diduga Seret Wabup Sumbawa

Dari klaim pihak PT SEG, jumlah penontonnya mencapai 40 ribu.

Namun, BKD enggan membeberkan jumlah tiket yang digratiskan tersebut.

 ”Kalau menurut kami tidak sampai segitu penontonnya. Kami sudah meminta untuk evaluasi dulu. Kita panggil lagi hari Kamis pekan ini,” tandasnya.

Penyelenggaraan MXGP dihelat dua pekan. Masing-masing digelar pada 29-30 Juni pada seri 11.

 Seri berikutnya digelar 6-7 Juli. Berbagai bintang tamu dihadirkan. Seperti, band Fourtwnty dan penyanyi Raisa.

Terpisah, Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan, terkait persoalan pajak tersebut sudah menjadi tanggung jawab BKD.

Tetapi, Sekda melihat dari sudut pandang lain.

 "Atas event itu kita lihat memiliki banyak manfaat," ujarnya.

Terutama, meningkatkan pendapatan masyarakat atas event tersebut. Seperti pengusaha perhotelan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM).

 "Ada pendapatan yang bisa didapatkan oleh masyarakat di event itu," jelasnya.

Dengan pembayaran pajak hiburan yang minim, Pemkot Mataram belum bisa menentukan apakah memberikan izin bagi PT SEG untuk menyelenggarakan MXGP tahun depan.

 "Kita lihat saja besok," tegasnya. (arl/r3) 

 

 

Editor : Kimda Farida
#PT Samota Enduro Gemilang #Pemkot Mataram #MXGP 2024