Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif MAN Lobar menginisiasi workshop deep learning Program Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB). Kegiatan ini digelar dari 6 sampai 10 Februari di Aula MAN Lobar.
Adapun narasumber yang hadir pada workshop ini Kepala Kemenag Lobar H Hariyadi Iskandar, Akademisi UIN Mataram Prof. Dr. Hj. Lubna, M.Pd, Ketua Megister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) FKIP Unram Dr Burhanuddin, M.Hum, Ketua Pokjawas Kemenag Lobar H Suhirman, Pengawas Bina MAN Lombok Barat Abdul Hamid.
Kepala MAN Lombok Barat H Abdul Azis Faradi menyampaikan, kebijakan pemerintah untuk menerapkan kurikulum nasional lebih menekankan pendekatan pembelajaran deep learning. Kegiatan ini merupakan ikhtiar untuk menyambut kurikulum nasional yang akan menggunakan pendekatan pembelajaran deep learning.
“Deep learning ini memiliki tiga pilar utama yang harus diketahui lebih awal oleh seluruh guru dan akan didalami pada tataran konsep maupun pada tataran implementasi operasional,” ujar Azis.
Dijelaskan, kegiatan ini dihajatkan untuk menehuhi kewajiban guru yang harus mengikuti kegiatan PKB dalam setiap semester sebagai wujud peningkatan kompetensi sebagai guru profesional.
“Selain itu, kegiatan ini juga diikhtiarkan untuk meningkatkan kemampuan literasi guru,” terangnya.
Kepala Kemenag Lobar H Haryadi Iskandar mendorong seluruh satuan pendidikan di lingkungan Kemenag Lobar, baik di tingkat satuan pendidikan/madrasah maupun di tingkat KKM (kelompok kerja madrasah) untuk melaksanakan PKB.
“Kami mendorong seluruh madrasah untuk melaksakan kegiatan PKB. Apalagi sekarang ada kuirikulum nasional yang dikenal dengan kurikulum ful-ful. Melalui kegiatan PKB guru bisa mendalami kurikulum ini agar tercipta pembelajaran bermakna,” ucap Haryadi.
“Pentingnya deep learning untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan beragama kepada seluruh peserta didik searah dengan visi dan misi Kementerian Agama,” imbuhnya.
Para guru mengikuti workshop peningkatan kompetensi guru dengan fokus. Karena materi workshop termasuk materi baru yang harus didalami secara konfrehensif. (jay/*)
Editor : Redaksi Lombok Post