LombokPost - Pemerintah Kota Mataram terus berupaya mengatasi fenomena fatherless atau hilangnya peran ayah dalam kehidupan anak.
Untuk menekan masalah ini, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (DP2KB) Kota Mataram gencar melancarkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Kepala DP2KB Kota Mataram, Moh. Carnoto, menyatakan bahwa saat ini banyak anak mengalami kesulitan berkomunikasi dengan orang tua karena peran ayah sering kali terabaikan. Menurutnya, Gerakan GATI adalah langkah konkret untuk mengembalikan dan memperkuat peran vital ayah dalam pola asuh anak.
Carnoto menjelaskan, kehadiran ayah dalam kegiatan sehari-hari anak memiliki dampak emosional yang besar bagi perkembangan mereka.
Contoh-contoh sederhana seperti ikut serta dalam kegiatan Posyandu atau antusias mengantar jemput anak ke sekolah dapat membangun ikatan batin yang kuat.
Melalui Gerakan GATI, Pemkot Mataram berharap kesadaran para ayah akan pentingnya kehadiran mereka dalam keluarga semakin meningkat.
Dengan peran ayah yang lebih aktif, anak-anak diharapkan dapat tumbuh dengan ikatan emosional yang kuat, memiliki sosok panutan, dan terhindar dari dampak negatif yang sering kali muncul dari fenomena fatherless.
Langkah ini menjadi investasi penting untuk menciptakan generasi muda Mataram yang lebih tangguh dan berkarakter di masa depan.
Editor : Siti Aeny Maryam